Kecelakaan di Tol Surabaya Mojokerto

Polisi Segera Gelar Rekonstruksi Kasus Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto

Polisi segera menggelar rekonstruksi kasus kecelakaan maut bus pariwisata yang merenggut 16 korban jiwa di Tol Surabaya-Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjoto Budi Santoso. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Polisi segera menggelar rekonstruksi kasus kecelakaan maut bus pariwisata yang merenggut 16 korban jiwa di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Sudjoto Budi Santoso mengatakan, rekonstruksi kasus kecelakaan bus di Tol Sumo akan digelar setelah rangkaian penyidikan terhadap tersangka Ade Firmansyah (29) alias Ambon, rampung. 

Termasuk keterangan semua saksi-saksi penumpang bus, yaitu korban luka yang  kondisinya kini dalam pemulihan di rumah sakit.

"Nanti setelah semuanya keterangan saksi, termasuk penumpang bus, saksi yang ada di TKP kemudian melakukan rekonstruksi bersama Kejaksaan," jelasnya saat ditemui di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (24/5/2022).

Jika tidak ada kendala dalam penyidikan dan keterangan saksi-saksi rencananya rekonstruksi kasus kecelakaan bus akan digelar pada Senin pekan depan.

"Ya mudah-mudahan Senin sudah siap," ucap Heru.

Menurut dia, rekonstruksi merupakan bagian dari rangkaian penyidikan guna melengkapi berkas perkara ke Kejaksaan yang nantinya juga akan dibutuhkan saat persidangan. 

Dalam rekonstruksi itu, akan menjelaskan deretan kronologi sesuai keterangan tersangka Ade Firmansyah dan saksi-saksi sebelum hingga kejadian kecelakaan yang nantinya akan diungkap di persidangan.

"Tujuan rekonstruksi, kami menjelaskan bagaimana kronologi kejadian sehingga kejadian itu jelas untuk kepentingan penyidikan kemudian dalam pengadilan hingga penuntutan," ungkapnya.

Heru menyebut, adapun yang akan dihadirkan dalam rekontruksi kasus kecelakaan tersebut yakni tersangka Ade Firmansyah, kernet bus yang mengemudikan kendaraan bus pariwisata PO Ardiansyah hingga mengakibatkan kecelakaan. Kemudian, penyidik, penasehat hukum tersangka dan JPU Kejaksaan Kota Mojokerto termasuk saksi-saksi.

Rencananya, tempat rekonstruksi akan dilakukan di Rest Area Wilangan, Caruban, di mana sebelum kejadian kecelakaan tersangka Ade Firmansyah mengambil alih kemudi bus hingga terjadi kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto.

"Kami lihat situasi nanti, jika rekonstruksi bisa di tol, ya kami laksanakan di sana. Termasuk di Caruban proses pergantian sopir utama ke kernet. Namun jika situasi tidak memungkinkan, maka alternatif rekonstruksi akan dilakukan di tempat pengganti," terangnya.

Penyidik Satlantas Polres Mojokerto Kota, terus berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Kota Mojokerto untuk menyiapkan mekanisme yang dibutuhkan dalam rekontruksi kasus kecelakaan bus tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Kota Mojokerto, Ali Prakosa mengatakan, pihaknya menunggu penyidik Satlantas Polres Mojokerto Kota terkait rekonstruksi kasus kecelakaan maut di Tol Surabaya-Mojokerto. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved