Selasa, 14 April 2026

Skrining di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, 2 Pekerja Warkop Diduga Terjangkit HIV

Skrining di eks Terminal Seloaji Ponorogo, Jatim, dua pekerja warkop diduga terjangkit HIV, petugas tindaklanjuti aduan warga yang resah.

Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Satpol PP Ponorogo
SKRINING AWAL - Petugas gabungan kembali melakukan skrining awal terhadap pekerja warung kopi di eks Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Hasilnya, 2 pekerja perempuan diduga terindikasi HIV. 
Ringkasan Berita:
  • Petugas gabungan skrining 13 pekerja warkop di eks Terminal Seloaji, Ponorogo, Jatim, dua oang diduga terjangkit HIV.
  • Pemeriksaan dilakukan usai warga resah dengan suara bising dan aktivitas malam hari.
  • Satu pekerja terindikasi HIV merupakan eks Pasar Janti, lokasi sebelumnya yang ditertibkan.

 

SURYA.CO.ID, PONOROGO — Petugas gabungan kembali melakukan skrining awal terhadap pekerja warung kopi (warkop) di kawasan eks Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Selasa (4/11/2025).

Pemeriksaan dilakukan, sebagai respons atas keresahan warga terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Dari 13 orang yang diperiksa, dua di antaranya diduga terjangkit HIV berdasarkan hasil skrining awal.

“Hasilnya ada dua orang yang diduga terjangkit HIV menurut skrining awal,” ujar Kabid Penegakan Perundangan Daerah Satpol PP Ponorogo, Hendra Asmara Putra.

Berawal dari Aduan Warga Soal Suara Bising dan Aktivitas Malam Hari

Skrining dilakukan, setelah warga melaporkan adanya suara karaoke hingga desahan dari warung-warung di malam hari. 

Petugas gabungan terdiri dari Forum Pimpinan Kecamatan Babadan, Polsek Babadan, Koramil Babadan, Puskesmas Babadan dan Dinas Perhubungan turun langsung ke lokasi.

“Berawal dari suara bising, tempatnya kumuh. Aduan ini ditindaklanjuti,” tegas Hendra.

Tujuh Warung Diduga Berkedok Warkop, Satu Pekerja Merupakan Pemain Lama

Di lokasi, petugas mendapati tujuh warung yang diduga berkedok warkop, namun menjalankan aktivitas esek-esek. 

Dari dua pekerja yang terindikasi HIV, satu di antaranya diketahui sebagai “pemain lama” yang sebelumnya beroperasi di Pasar Janti, sebelum lokasi tersebut ditertibkan.

“Data Dinkes, satu pekerja merupakan eks Pasar Janti. Satu lainnya pemain baru,” pungkas Hendra.

Satpol PP memastikan, akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat, terutama di kawasan eks Terminal Seloaji yang luas dan rawan disalahgunakan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved