BPOM Ancam Cabut Izin PT Harsen Selaku Produsen Ivermectin, Sementara INAF Tetapkan Harga Per Tablet

Di tengah kabar obat cacing Ivermectin bisa digunakan untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19, BPOM juga mengancam cabut izin PT Harsen.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Dok. Inaf/Kompas.com/KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI. Obat cacing atau obat anti parasit Ivermectin produksi Indofarma (INAF). Foto kanan : Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, saat ditemui Kompas.com pada Rabu (14/4/2021) di kantornya. 

INAF patok harga Ivermectin

Sementara itu, PT Indofarma Tbk (INAF) buka suara soal harga obat cacing yang mereka produksi, Ivermectin. Mengutip keterangan resmi INAF, Jumat (2/7), harga netto apotek (HNA) termasuk PPN untuk produk Ivermectin tablet 12 mg/botol isi 20 sebesar Rp 123.200 atau setara dengan Rp 6.160 per tablet.

Adapun, harga eceran tertinggi (HET) termasuk PPN sebesar Rp 157.700 atau setara dengan Rp 7.885 per tablet.

Indofarma menyebutkan, telah memperoleh izin edar yang diberikan oleh BPOM RI dengan Nomor Izin Edar: GKL2120943310A1 untuk produk generik Ivermectin 12 mg kemasan Dus, 1 botol 20 tablet, pada 20 Juni 2021 lalu.

Hingga saat ini, INAF memiliki kapasitas produksi Ivermectin eksisting 4,5 juta tablet per bulan dengan menggunakan satu lini fasilitas produksi.

Guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat, INAF akan meningkatkan kapasitas menjadi dua kali lipat atau lebih dari kapasitas eksisting.

"Dengan bahan baku yang telah tersedia maupun dalam proses pengiriman dari penyedia bahan baku di negara lain, rencana produksi Perseroan untuk produk Ivermectin pada awal Juli 2021 sampai dengan Agustus 2021 sekitar 13,8 juta tablet," sebut manajemen INAF dalam keterangan tertulis.

Disebutkan pula, distribusi produk Ivermectin dilakukan pedagang besar farmasi (PBF) yang ditunjuk INAF untuk menyalurkan ke fasilitas kefarmasian sesuai dengan pedoman cara distribusi obat yang baik (CDOB).

Saat ini produk Ivermectin milik Indofarma dapat diperoleh melalui resep dokter di jaringan Apotek Kimia Farma dan Halodoc.

"Dan jaringan tersebut akan kami perluas sesuai dengan kebutuhan penyaluran produk untuk masyarakat," imbuh manajemen INAF. (Kompas.com/Kontan)

Baca berita terkait obat cacing Ivermectin yang dikabarkan bisa untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved