Breaking News:

Ancaman Pangdam Jaya Dudung Abdurachman ke Debt Collector Seusai Video Viral Babinsa Diadang Preman

Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman memberikan ancaman kepada para debt collector maupun geng motor yang melakukan aksi premanisme.

Editor: Iksan Fauzi
Istimewa/Pendam Jaya
Para preman debt collector mengepung Babinsa yang membawa mobil saat membantu warga mengantar salah satu anggota keluarganya ke rumah sakit di Gerbang Tol Koja Barat, Koja, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021) lalu. Di tengah jalan mereka diadang sejumlah debt collector. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman memberikan ancaman kepada para debt collector maupun geng motor yang melakukan aksi premanisme.

Ancaman tersebut ditebarkan Pangdam Jaya seusai kasus viral Babinsa diadang debt collector di saat mengantarkan orang sakit. Babinsa yang dimaksud bernama Serda Nurhadi.

Serda Nurhadi merupakan anggota Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara.

"Saya ingatkan kembali, jangan lakukan tindakan premanisme yang nantinya merugikan rakyat.

Kodam Jaya Jayakarta dan Polda Metro Jaya akan hadir secepat mungkin bagaimana menumpas kelompok-kelompok tersebut," kata Dudung saat konferensi pers di Makodam Jaya Jakarta Timur pada Senin (10/5/2021).

Baca juga: Bukan KPK, Bareskrim Polri yang Pertama Selidiki Bupati Nganjuk, Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat melakukan konferensi pers di Makodam Jayakarta, Jakarta Timur, Senin (10/5/2021). Dudung Abdurachman merespons video viral Babinsa diadang debt collector di pintu tol.
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat melakukan konferensi pers di Makodam Jayakarta, Jakarta Timur, Senin (10/5/2021). Dudung Abdurachman merespons video viral Babinsa diadang debt collector di pintu tol. (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Tak hanya itu, ia pun meminta masyarakat untuk menghubunginya langsung jika mengalami kesulitan.

"Apapun yang menjadi kesulitan masyarakat, SMS saya, telpon saya.

Saya akan perintahkan seluruh anggota TNI di jajaran Jadetabek tentunya kita akan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan hadir di tengah masyarakat apapun kesulitannya," kata Dudung.

Sebelumnya, video yang merekam sejumlah debt collector mengepung mobil dikemudikan anggota TNI viral di media sosial.

Dalam video tersebut, mereka mengepung anggota TNI yang membawa sejumlah orang di mobil persis di gerbang tol Koja Barat, Koja, Jakarta Utara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved