Breaking News:

Ancaman Pangdam Jaya Dudung Abdurachman ke Debt Collector Seusai Video Viral Babinsa Diadang Preman

Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman memberikan ancaman kepada para debt collector maupun geng motor yang melakukan aksi premanisme.

Editor: Iksan Fauzi
Istimewa/Pendam Jaya
Para preman debt collector mengepung Babinsa yang membawa mobil saat membantu warga mengantar salah satu anggota keluarganya ke rumah sakit di Gerbang Tol Koja Barat, Koja, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021) lalu. Di tengah jalan mereka diadang sejumlah debt collector. 

Terlihat sejumlah debt collector itu membentak-bentak anggota TNI dari luar jendela kemudi.

Para debt collector itu juga menghalangi mobil sehingga tak bisa masuk tol.

Di sisi lain, dalam mobil tersebut sang anggota TNI tengah membawa beberapa orang penumpang.

Ia menyebutkan bahwa penumpang yang dibawanya adalah orang sakit jantung.

"Ini mau nganter orang sakit ini loh, mau ke rumah sakit jantung," kata anggota TNI tersebut.

Meski sudah dijelaskan, para debt collector tersebut masih saja membentak dan menghalangi mobil.

Bahkan, beberapa debt collector sempat mencoba merampas ponsel yang dipakai untuk merekam aksi mereka.

Terkait unggahan viral tersebut, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS menuturkan bahwa kendaraan yang ada di video merupakan mobil Honda Mobilio B 2638 BZK.

Sementara si pengemudi tak lain adalah seorang anggota TNI AD bernama Serda Nurhadi.

"Setelah mendapat informasi terkait adanya video yang viral di media sosial group Whatsapp, segera melaksanakan pengumpulan keterangan," kata Herwin, Minggu (9/5/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved