Breaking News:

Berita Lumajang

7 Rumah Warga Terdampak Longsor di Sawaran Kulon Kabupaten Lumajang Akan Direlokasi

Tujuh rumah warga Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, yang terdampak longsor akan direlokasi

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Kominfo Kabupaten Lumajang
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat meninjau longsor di Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Rabu (3/3/2021). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Sebanyak tujuh rumah warga di Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, yang terdampak longsor rencananya akan direlokasi.

Hal itu disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq usai mendatangi lokasi, Rabu (3/3/2021).

Menurutnya, di lokasi itu menumpuk berjuta-juta kubik material tanah gembur. Maka tak mungkin tempat itu bisa kembali didirikan rumah.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tanah longsor untuk tidak kembali karena potensi bencana sangat tinggi," kata Thoriq, Kamis (4/3/2021).

Untuk masalah relokasi pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan manajemen PT Agri Halba.

Sebab masyarakat yang terdampak itu merupakan buruh pabrik di perusahaan tersebut.

"Jadi mereka (warga) itu karyawan PT Agri Halba yang tinggal di atas lahan perusahaan itu. Maka kami sudah lakukan komunikasi agar perusahaan bersedia mengganti rumah warga yang terdampak," ujarnya.

Baca juga: Pemuda Trenggalek Tewas Tertabrak Truk di Rejotangan Tulungagung, Bermula saat Menyeberang

Baca juga: Empat PSK Terjaring di Warung Kopi Area Persawahan Ujungpangkah Gresik, Ada yang Dari Jateng

Baca juga: Di Kabupaten Pasuruan, Driver Ojek Pangkalan yang Tertib Protokol Kesehatan dapat Hadiah

Baca juga: Pemkab Nganjuk Antisipasi KIPI Vaksinasi Covid-19, Warga Diharap Tidak Khawatir Divaksin

Sementara itu, Manajer PT. Agri Halba, Suhartono menjelaskan, pihaknya sudah menyediakan lahan untuk digunakan tempat relokasi.

Sedikitnya ada 4 rumah sudah siap untuk dijadikan tempat tinggal sementara.

"Kami dari pihak PT. Agri Halba sudah menyiapkan 4 rumah sebagai tempat tinggal sementara yang terletak di area perumahan perkebunan," katanya.

Untuk diketahui, peristiwa longsor di Dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon, Minggu (28/2/2021).

Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Meski demikian, setiap warga ditafsir mengalami kerugian hingga puluhan jutuhan rupiah.

Sebab dari kejadian itu dilaporkan ada banyak harta benda warga tak bisa diselamatkan, bahkan 68 kambing dan 2 sapi mati tertimbun longsor.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved