Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Antisipasi KIPI Vaksinasi Covid-19, Warga Diharap Tidak Khawatir Divaksin

Masyarakat Kabupaten Nganjuk tidak perlu takut dan khawatir untuk menerima vaksin covid-19.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
Surabaya.Tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin Covid-19 di sela simulasi vaksinasi covid-19 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pemkab Nganjuk telah mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksinasi covid-19.

Dengan demikian masyarakat Kabupaten Nganjuk tidak perlu takut dan khawatir untuk menerima vaksin covid-19.

Wakil Direktur RSUD Nganjuk, Tien Farida Yani mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meringankan apabila mengalami efek samping vaksin covid-19.

Yakni dengan mengonsumsi air putih lebih banyak dan makan teratur.
Kemudian mengompres dingin di bagian yang sakit maupun mengonsumsi obat pereda nyeri.

"Di antaranya obat Paracetamol sesuai anjuran dokter dan beristirahat yang cukup dengan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam," kata Tien Farida Yani, Rabu (3/3/2021).

Ditambahkan Tien Farida Yani, ada beberapa orang yang telah divaksin di RSUD Nganjuk memang di antaranya mengalami KIPI, misalnya merasa pusing dan mual.

Akan tetapi hingga saat ini tidak ada keluhan berat dan perlu penanganan lebih serius.

"Karena vaksin ini baru, maka respons setiap tubuh orang dipastikan berbeda-beda. Terjadi KIPI-pun ringan. Padahal vaksin covid-19 juga diberikan kepada mereka berisiko tinggi komorbid, seperti diabet, jantung, hipertensi, epilepsi, tiroid, sakit ginjal dan semuanya tidak membahayakan," ucap Tien Farida Yani.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Bakal Diterapkan di Kota Malang

Baca juga: Rute Baru Damri dari Stasiun Magetan-Pantai Kelayar Pacitan, Lewati Sejumlah Obyek Wisata

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 3 Kamis 4 Maret 2021: Tentukan Luas Bangun Datar Tersebut!

Oleh karena itu, ungkap Tien Farida Yani, pihaknya berpesan kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk tidak perlu takut mengikuti vaksinasi COVID-19.

Sebab itu bertujuan untuk membentengi diri sendiri dan masyarakat sekitar agar tidak tertular covid-19.

Untuk selanjutnya, tambah Tien Farida Yani, jika terjadi reaksi yang berlebih setelah mendapatkan vaksin COVID-19 maka warga bisa segera menghubungi kontak dokter yang tertera pada lembaran yang diberikan usai vaksinasi untuk segera mendapatkan penanganan.

"Yang pasti, apapun keluhannya silahkan lapor ke petugas yang ada di contact person. Kalau misalnya keluhannya berat, maka pasien akan langsung bisa dibawa ke IGD RSUD Nganjuk dengan membawa bukti kartu vaksin," tutur Tien Farida Yani.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved