Breaking News:

Berita Gresik

Modus Remaja Asal Bawean Nekat Bobol Rumah Wanita 21 Tahun Gara-gara Ini

Iksan yang merupakan warga Dusun Gelam utara, Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Gresik ini ketagihan mencuri di rumah korban yang masih satu Kecamatan itu

Surabaya.Tribunnews.com/Willy Abraham
Iksan (kiri) menunjukkan barang bukti smartphone dan dus book di Mapolsek Tambak, Minggu (31/5/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Niat Iksan untuk memiliki smartphone canggih sudah tak tertahan. Remaja 17 tahun ini pun nekat melakukan pencurian di rumah wanita berusia 21 tahun.

Diketahui, Iksan yang merupakan warga Dusun Gelam utara, Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Gresik ini ketagihan mencuri di rumah korban yang masih satu Kecamatan itu.

Saking ngebetnya, pria tamatan SMP ini sudah dua kali beraksi masuk ke rumah korban lewat jendela.

Kapolsek Tambak, AKP Abdul Rokib menjelaskan aksi pencurian pertama dilakukan pada H+4 lebaran tepatnya pada hari Kamis (28/5) lalu. Dengan cara diam-diam, tersangka mendekati rumah korban di Dusun barat lorong, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak pukul 23.00 Wib.

Setelah kondisi memungkinkan, tersangka langsung membuka jendela rumah korban yang berada di samping. Diketahui, itu adalah kamar korban bernama Nurhidayati (21).

"Setelah di dalam kamar korban, tersangka ini mencari barang berharga dan mendapati uang Rp 3,7 juta di laci meja rias kamar korban," ucap Rokib, Minggu (31/5/2020).

Uang sebesar itu dirasa kurang untuk membeli smartphone canggih dan kekinian. Tersangka kembali melakukan aksinya pada jumat (29/5).

Waktu menunjukkan pukul 23.00 Wib, dia kembali mendatangi jendela kamar korban menjadi pintu masuknya. Nahas, hari itu dia tidak mendapat apa-apa.

Barang berharga atau lembaran uang tidak ada di meja rias milik korban. Yang ada, aksinya malah dipergoki oleh Uswatun, kakak korban.

Sontak remaja 17 tahun ini melompat dari jendela kamar korban dan lari agar tidak ketahuan.

Korban langsung melaporkan kejadian ini ke polisi. Tidak lama polisi menciduk tersangka di rumahnya. Uang sebesar Rp 3,7 juta milik korban sudah habis. Selain untuk foya-foya, uang tersebut dibelikan handphone dengan harga yang cukup miring.

"Dibuat beli smartphone seharga Rp 1,7 juta. Smartphone beserta dus book kita sita sebagai barang bukti," terangnya.

Tersangka langsung digelandang menuju Mapolsek Tambak. Smartphone dari vendor ternama negara China itu harus berpindah tangan. Smartphone dengan ram 4GB dan kamera 20 MP yang baru dibelinya beberapa hari itu menjadi barang bukti aksi pencurian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka langsung ditahan di balik jeruji besi Mapolsek Bawean. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved