Ibu di Sidoarjo Ditemukan Tewas

Usai Membunuh Mertuanya, Totok Sempat Antar Catering ke Gresik dan Berusaha Menguras ATM Korban

Seolah tak terjadi apa-apa, usai menghabisi nyawa mertuanya dengan cara yang sangat sadis, Totok Dwi Prasetyo sempat kembali bekerja

SURYA.co.id/M Taufik
Totok Dwi Prasetyo, pelaku pembunuhan terhadap ibu mertuanya sendiri, Siti Fadilah. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Usai menghabisi nyawa Siti Fadilah, mertuanya sendiri dengan cara yang sangat sadis, Totok Dwi Prasetyo ternyata sempat kembali bekerja.

Ya, pria 25 tahun yang tinggal di Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu sehari-hari memang bekerja sebagai tukang antar catering.

"Usaha catering keluarganya. Tersangka ini tukang mengantar cateringan tersebut," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Kamis (27/2/2020)

Dalam peristiwa itu, pelaku datang ke rumah korban di Desa Ganting, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 08.30 WIB. Di rumah itu, dia menghabisi nyawa mertuanya dengan sangat keji.

Usai menghabisi nyawa ibu mertuanya, dia mengambil sejumlah gelang dan cincin emas, ponsel dan kartu ATM milik korban. Kemudian dia meninggalkan rumah itu.

"Sekitar pukul 10.30 WIB tersangka berangkat mengantar catering ke Gersik, tepatnya di Desa Bambe," ujar kapolres.

Dia ke sana menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah putih bernopol W 6203 UE. Dan dalam perjalanan pulang ke Sidoarjo, tersangka sempat mampir di Indomaret, Desa Bambe.

Di sana dia berusaha mengambil uang dengan menggunakan kartu ATM milik korban. Tapi upayanya menguras isi ATM tersebut tidak membuahkan hasil. Karena dia tidak hafal PIN ATM Korban.

Totok lantas pulang ke Sidoarjo. Yakni ke rumah neneknya yang berada di Desa Ganting, tak jauh dari rumah mertuanya.

Pria Sadis Pembunuh Mertua di Sidoarjo Juga Dijerat Pasal Pencurian dengan Kekerasan

Totok Mengaku Menyesal Membunuh Ibu Mertuanya Secara Sadis, Tapi Ekspresinya Kok Seperti Ini?

Di rumah itulah dia ditangkap polisi, sekitar pukul 15.30 WIB. Totok tak bisa mengelak setelah polisi menunjukkan sejumlah bukti mengarah ke dirinya.

Bapak satu anak ini pun mengakui semua perbuatannya. Termasuk ketika menghabisi nyawa mertuanya dengan cara sangat sadis, dengan dalih kesal lantaran pinjam uang Rp 3 juta tidak dikasih.

Penulis: M Taufik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved