Pahlawan Pemilu 2019

Kisah Sedih Anak Anggota KPPS yang Jadi Yatim Piatu Setelah Pemilu 2019

Alvi kini menjadi yatim piatu. Ibunya meninggal dunia setelah bertugas menjaga TPS di Madiun. Ibunya meninggal di ruangan tempat ayahnya dulu wafat.

Kisah Sedih Anak Anggota KPPS yang Jadi Yatim Piatu Setelah Pemilu 2019
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Alvi Nurrahma (13) anak anggota KPPS Supin Indarwati (37), menunjukan foto almarhum ibunya yang meninggal diduga akibat kelelahan. 

SURYA.co.id|MADIUN - Bendera putih tampak masih terpasang di depan rumah Supin Indarwati (37), RT 012/ RW 003, Desa Pilangrejo,Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (25/4/2019) pagi.

Sejumlah ibu-ibu, tampak memasak mie telor di bawah tenda terpal berwarna oranye dan coklat.

"Nanti malam acara tiga harinya almarhum. Nanti ada pengajian sampai tujuh harinya," kata Sirah (63), bibi almarhum Supin, saat ditemui pagi itu.

Pagi itu beberapa tamu datang untuk mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Supin. Para tamu tersebut ditemui oleh Sirah.

Beberapa saat kemudian, Alvi Nurrahma (13) anak semata wayang  mendiang Supin keluar dari kamar.

Dia lalu mengambil tempat, duduk di tikar yang digelar di ruang tamu.

Masih tampak kesedihan di wajah pelajar SMPN 7 Kota Madiun yang duduk di bangku kelas VII ini.

Ia tak menyangka, ibu kandungnya meninggal secepat itu. Apalagi, sekitar 40 hari yang lalu ayah kandungnya juga meninggal.

"Ya kaget, tidak menyangka," kata remaja yang genap berusia 13 tahun pada 2 Maret 2019 lalu.

Anak tunggal ini menuturkan, setelah ayahnya meninggal, ia hanya tinggal berdua dengan ibunya. Setiap hari, ia tidur seranjang dengan ibunya di rumahnya.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved