Mengintip Latihan Prajurit Kopassus di Cilacap & Nusakambangan, Dijuluki Sebagai 'Minggu Neraka'

Dari sejumlah kisah heroik Kopassus, adakah yang sempat penasaran seperti apa latihan prajurit Kopassus? simak kisahnya

Mengintip Latihan Prajurit Kopassus di Cilacap & Nusakambangan, Dijuluki Sebagai 'Minggu Neraka'
Youtube
Mengintip Latihan Prajurit Kopassus di Cilacap & Nusakambangan 

Nilai standar fisik untuk prajurit nonkomando adalah 61, namun harus mengikuti tes prajurit komando, nilainya minimal harus 70.

Begitu juga kemampuan menembak dan berenang nonstop sejauh 2000 meter.

“Hanya mereka yang memiliki mental baja yang mampu melalui pelatihan komando. Peserta yang gagal akan dikembalikan ke kesatuan Awal untuk kembali bertugas sebagai Prajurit biasa,” tutup mantan Danjen Kopassus ini

Asal Usul Pisau Komando Identitas Kopassus

Pisau komando merupakan senjata khas yang menjadi identitas khusus pasukan Kopassus.

Misalnya, gapura bentuk pisau komando ketika masuk ke wilayah Kopassus di Cijantung, tugu pisau komando di pantai Permisan Cilacap tempat pembaretan prajurit Kopassus, gambar pisau komando ada di salah satu logo Kopassus

Kopassus memang identik dengan pisau komando yang memiliki dua bilah ini

Tapi tidak banyak yang tahu soal pisau komando ini. Kenapa kehadirannya begitu fenomenal di dunia pasukan khusus, terutama di kalangan Kopassus?

Dikutip dari buku 'Weapon, a Visual History of Arms and Armours' karya Roger Ford

Ide pembuatan pisau komando ini muncul dari William Ewart Fairbairn yang saat itu mendapat tugas khusus sebagai kepala polisi di Shanghai, Tiongkok.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved