Perlindungan Anak

Komisioner Komnas HAM Kunjungi Bocah Ditodong Pistol oleh Polisi

#TUBAN - Manejer Nasution memberikan semangat kepada FKA, bocah korban penodongan pistol oleh oknum polisi dan keluarganya.

Komisioner Komnas HAM Kunjungi Bocah Ditodong Pistol oleh Polisi
iksan fauzi
Komisioner Komnasham, Manejer Nasution (baju putih) di rumah FKA, bocah penodongan pistol, Tuban, Rabu (12/8/2015). 

SURYA.co.id | TUBAN - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Manejer Nasution memberikan semangat kepada FKA, bocah korban penodongan pistol oleh oknum polisi dan keluarganya.

Rabu (12/8/2015) sore, Nasution datang ke rumah FKA di Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban bersama tim pendamping FKA dari Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR).

Menurut Direktur KPR, Nunuk Fauziyah, Nasution mengunjungi FKA sekitar pukul 15.30 hingga pukul 17.30. Dia diterima FKA, orang tua, dan paman FKA. Kehadiran Nasution untuk mendapatkan data dan peristiwa yang dialami FKA secara langsung.

“Beliau bertanya kepada FKA tentang kronologinya. Saat itu, komisioner juga mendapatkan informasi dari Bapak FKA, bahwa sebelum melaporkan ke polres, pihak polsek mengajak damai dengan menawarkan uang damai melalui SMS  (pesan singkat). Waktu itu, Pak Kusno langsung menjawab Rp 50 juta. Tapi Pak Kusno tidak mau damai,” papar Nunuk kepada Surya, Kamis (13/8/2015).

Saat kunjungan itu, Nasution menginginkan kondisi keluarga FKA tidak tegang mengikuti proses hukum tersebut. Mengingat, ayah FKA, Kusno dilaporkan Kurtubi -orang yang melaporkan FKA mencuri sepeda motor ke Polsek Widang.

“Apakah posisinya (Kusno) terancam pidana? Komisioner bilang, selagi belum ada transaksi uang, maka Pak Kusno tidak melanggar hukum. Insya Allah aman. Apalagi posisi FKA menjadi korban,” bebernya.

Belum ada rekomendasi dari Komnasham terkait kunjungannya ke rumah FKA. Kata Nunuk, Nasution berpesan kepada keluarga FKA supaya tidak mendegarkan isu aneh-aneh. “Kalau ada isu, tanyakan kepada yang mendampingi (KPR),” kata Nunuk menirukan Nasution.

Menurut Nunuk, paska kunjungan komisioner Komnas HAM, hasilnya akan dirapatkan oleh para komisoner untuk ditindaklanjuti dengan menurunkan rekomendasi kepada pihak KPR, kepolisian, dan pemerintah daerah.

Sebelum berkunjung ke rumah FKA, Nasution menemui para pejabat Pemerintah Kabupaten Tuban, KPR, Polres, Bapemas, pihak rumah sakit yang memberi perawatan kepada FKA, dan Dinas Sosial sekitar pukul 09.00. Pertemuan tersebut membahas penyelesaian masalah penodongan pistol oknum polisi.

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved