Masa Tenang, Bupati Lumajang Turun Langsung Memimpin Pencopotan Alat Peraga Kampanye

Masa tenang, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq memimpin operasi pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di jalan protokol kota Lumajang

Masa Tenang, Bupati Lumajang Turun Langsung Memimpin Pencopotan Alat Peraga Kampanye
SURYA.co.id/SRI WAHYUNIK
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq memimpin operasi pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di jalan protokol Kota Lumajang, Minggu (14/4/2019).

APK yang dibersihkan antara lain spanduk, banner, juga poster.

Pembersihan dilakukan karena mulai Minggu (14/4/2019) sampai Selasa (16/4/2019) nanti merupakan masa tenang sebelum Pemilu 17 April 2019.

"Kami melaksanakan pembersihan alat peraga kampanye, baik atribut caleg, capres dan partai politik, semua," ujar Thoriq.

Kerahkan Mobil Skylift, Bawaslu Kota Blitar Copot Alat Peraga Kampanye di Masa Tenang Pemilu

BREAKING NEWS - Facebook Tak Bisa Diakses Saat ini. Negara Lain Juga Mengalami

Pembersihan alat peraga kampanye di Lumajang di hari pertama masa tenang, Minggu (14/4/2019)
Pembersihan alat peraga kampanye di Lumajang di hari pertama masa tenang, Minggu (14/4/2019) (surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik)

Thoriq memimpin anggota Satpol PP Kabupaten Lumajang saat penertiban dan pencopotan APK itu.

Thoriq menegaskan, dirinya tidak pandang bulu dalam membersihkan APK di masa tenang selama tiga hari ini. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, meskipun APK itu milik Caleg PKB, maupun Capres-Cawapres yang didukung PKB, pihaknya meminta tetap dibersihkan.

"Ya ini saya akan mencopoti banner-banner, alat peraga kampanye termasuk punya saya sendiri," tuturnya.

Jamak diketahui saat masa kampanye lalu, sejumlah banner bergambar Thoriq sebagai politisi PKB banyak nampang di sejumlah tempat di Lumajang.

Bupati Thoriq memerintahkan, seluruh anggota Satpol PP Kabupaten Lumajang untuk menertibkan seluruh atribut kampanye yang masih ada di tepi jalan. Menurutnya, memasuki masa tenang menjelang pelaksanaan Pemilu harus benar-benar tenang, tanpa ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun.

Diduga Jadi Pemakai dan Pengedar Sabu-sabu, Pasutri di Sidoarjo Masuk Bui Bareng

Pemkab Jember Bakal Terapkan E-Retribusi untuk Retribusi Pasar

Bupati Thoriq menjelaskan, pencopotan atribut tersebut harusnya dilakukan oleh masing-masing partai politik.

"Seharusnya partai mencopot sendiri, caleg sendiri mencopot sendiri. Itu baiknya begitu," pungkasnya.

Sedangkan Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Lumajang Basuni menambahkan, atribut yang belum dicopot sejak Minggu (14/4/2019) pukul 00.00 Wib oleh pemiliknya, maka akan dicopot oleh Satpol PP. "Dan pencopotan itu sudah diimbau oleh Bawaslu. Bahwa APK yang terpasang harus dilepas," tegasnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved