Kilas Balik

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda

Benny Moerdani berani memimpin Operasi Naga di Irian Barat. Namun, penerjunan pasukannya justru kacau balau, simak kisahnya!

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda
Youtube
Benny Moerdani (kanan). 

SURYA.co.id - Operasi Naga merupakan operasi militer yang dilancarkan Indonesia dalam rangka pembebasan Irian Barat

Usai Presiden Soekarno mengumumkan Trikora pada 19 Desember 1961 dan membentuk Komando Mandala yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Soeharto, Operasi Naga inipun dilancarkan

Seperti dikutip dari buku 'Benny Moerdani Yang Belum Terungkap' ,Tempo & PT Gramedia (2015)

Operasi lewat jalur udara ini awalnya merupakan hal yang mustahil.

Faktanya, saat itu belum ada satupun operasi udara yang berhasil dilancarkan di Irian Barat.

Baca: Soeharto Gunakan 4 Tahap Sistematis untuk Menumpas Gerakan G30S/PKI, Tenang Tapi Tegas dan Pasti

Baca: Presiden Soekarno Kalut Saat Pasukan Tak Dikenal Mengepung Istana Merdeka, Ternyata Cuma Salah Paham

Pasukan yang pernah diterjunkan ke wilayah itu selalu hilang 100 persen.

Alhasil, tidak ada perwira senior yang berani memimpin Operasi Naga.

Namun, Benny Moerdani bersedia memimpin operasi tersebut, padahal pangkatnya masih belum cukup untuk memimpin unit kesatuan besar.

Operasi Naga sendiri sebenarnya dirancang oleh Benny Moerdani yang masih berusia 29 tahun.

Benny Moerdani berani menyasar Merauke sebagai target operasinya.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved