Jumat, 5 Juni 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026

Antarkan Smansapa Raih Kemenangan atas Smatag, Elysa Wandani: Kuncinya Percaya Diri!

DBL Arena Surabaya menjadi saksi duel panas antara tim putri Smansapa (julukan tim basket SMAN 1 Pacet Mojokerto) dan Smatag

Tayang:
Editor: irwan sy
DBL Indonesia
MENANG - Student athlete Smansapa (julukan tim basket SMAN 1 Pacet Mojokerto), Elysa Wandani. Laga Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North di hari ke-15 berlangsung pada Rabu 17 September 2025 ini dimenangkan Smansapa dengan skor akhir 38-7. 

SURYA.co.id - DBL Arena Surabaya menjadi saksi duel panas antara tim putri Smansapa (julukan tim basket SMAN 1 Pacet Mojokerto) dan Smatag (julukan tim basket SMA 17 Agustus 1945 Surabaya) .

Laga Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North di hari ke-15 berlangsung pada Rabu 17 September 2025 ini dimenangkan Smansapa dengan skor akhir 38-7.

Sejak awal kuarter, Smansapa langsung tampil garang dan mendominasi jalannya laga tanpa memberi ruang untuk Smatag.

Hingga kuarter akhir, Smansapa tetap unggul mutlak dan keluar sebagai juara.

Salah satu bintang Smansapa adalah Elysa Wandani.

Ia berhasil mencetak 8 poin, 3 rebound, dan 3 steal.

Kontribusinya membantu Smansapa meraih kemenangan telak.

“Perasaanku sih senang banget karena hasil latihan tiap pagi sore malam yang aku lakukan membuahkan hasil. Ini juga berkat dukungan teman-teman satu timku dan teman-teman sekolahku yang sudah datang mendukung hari ini,” ungkap Elysa.

Keberhasilan Smansapa tidak lepas dari kerja sama tim. Elysa menyebut sering menghabiskan waktu bersama rekan setim.

Mereka membangun chemistry lewat latihan, nongkrong, dan kegiatan bersama.

Anak kedua dari dua bersaudara tersebut tampil percaya diri.

Ia yakin pada kemampuannya setelah mendapat banyak dukungan. 

“Aku yakin sama diriku sendiri. Itu juga gak dari aku semua sih Kak. Ada dari dukungan teman-temanku, dari dukungan suporter, sekolah, dan dukungan dari orangtua dan kedua orang tuaku Kak,” jelas Elysa. 

Siswi kelas 11 tersebut mengaku basket adalah pilihannya sendiri.

Tidak ada paksaan dari siapapun sejak awal. Keyakinan muncul dari dalam dirinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved