Detik Detik Abay Terjebak Dikantor DPRD Makassar Yang Dibakar Pendemo Hingga Tewas

Satu di antaranya adalah Akbar Basri alias Abay, seorang fotografer Humas DPRD Kota Makassar.

Editor: Wiwit Purwanto
Instagram Abay/Is/Tribun-Timur.com
DPRD MAKASSAR DIBAKAR – Gedung DPRD Kota Makassar hangus terbakar pada Jumat (29/8/2025). Peristiwa ini mengakibatkan empat orang tewas, satu di antaranya Akbar Basri alias Abay, seorang fotografer Humas DPRD Kota Makassar 

Abay menyampaikan, ia tak bisa keluar dari ruangan tersebut.

“Nda bisa kak (keluar), kalau keluar selesaika,” tulis Abay menjawab pesan media pada pukul 22.05 Wita.

Kemudian pada pukul 22.30 Wita, WhatsApp Abay sudah tidak aktif. Beberapa rekan sempat menghubunginya, namun tak mendapat respons.

Di grup WhatsApp lain bersama staf DPRD, Abay juga mengirimkan video yang sama.

Ia mengabarkan kondisinya dan membutuhkan bantuan.

Karena kondisi sudah mencekam, Abay sempat mengirimkan pesan permintaan maaf.

Abay pasrah lantaran kondisi yang tidak memungkinkan untuk dia bisa keluar hidup-hidup dari ruangan tersebut.

“Bismillah Mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat sehatki nah Dikepung Nda bisa apa-apa Nda bisaa Mohon doata Kasihan (Bismillah mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat-sehat semua. Sudah dikepung gak bisa apa-apa. Mohon doanya),” tulisnya.

Selanjutnya, sekira pukul 01.16 Wita, kabar kematian Abay pun tersiar. Abay dievakuasi oleh petugas dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Tak sendiri, Abay ditemukan tewas bersama serang staf perempuan DPRD Makassar, Sarinawati (26).

Aksi demonstrasi di Kota Makassar berakhir ricuh hingga terjadi pembakaran dua gedung yakni gedung DPRD Sulawesi Selatan dan DPRD Makassar, Jumat malam.

Dua gedung itu berada di pusat kota Makassar dan jaraknya sekitar 2,5 kilometer.

Kejadian bermula saat massa membobol masuk ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Jumat.

Saat demonstrasi terjadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan DPRD sedang melangsungkan Rapat Paripurna di Lantai 3 Gedung DPRD.

Seorang saksi mata, Suryadi Maswatu, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membacakan laporannya, suara keributan muncul dari lantai dasar.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved