Ajak Pekerja Hidup Sehat, PTP Nonpetikemas Resmi Luncurkan Program HATMA

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) resmi meluncurkan Program HATMA (seHAT bersaMA).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PTP Nonpetikemas
PROGRAM HATMA - Peluncuran program HATMA yang digelar PTP Nonpetikemas, sebagai bagian dari upaya strategis perusahaan dalam menciptakan budaya lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. Program ini mengusung tagline 'Bangun Kebiasaan Sehat, Ciptakan Kinerja Hebat'. 

SURYA.co.id | SURABAYA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) resmi meluncurkan Program HATMA (seHAT bersaMA).

Program HATMA ini sebagai bagian dari upaya strategis perusahaan dalam menciptakan budaya lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan, dengan mengusung tagline 'Bangun Kebiasaan Sehat, Ciptakan Kinerja Hebat'.

"Program HATMA berawal dari ide inovasi karyawan yang dikembangkan menjadi strategi pengelolaan SDM perusahaan. Fokusnya adalah intervensi langsung terhadap pola hidup pekerja melalui pendekatan gizi, olahraga, dan kesehatan mental," kata Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Kamis (28/8/2025).

Program ini akan diikuti 30 karyawan dari berbagai unit bisnis yang menjalani pelatihan intensif selama enam bulan dengan dukungan tenaga profesional.

Indra menegaskan pentingnya pengembangan SDM secara holistik.

Menurutnya, aspek teknis pekerjaan saja tidak cukup untuk membentuk SDM unggul, melainkan harus dibarengi dengan kesehatan fisik dan mental yang prima.

“Kami percaya bahwa penguatan kebugaran dan potensi karyawan melalui program HATMA akan memperkokoh daya saing PTP Nonpetikemas. Dengan SDM yang andal dan bugar, kami optimistis dapat terus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” jelas Indra.

Senada dengan itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko, Bambang Sakti, menyebut HATMA sebagai langkah strategis menghadapi tantangan industri.

“HATMA bukan sekadar pelatihan kebugaran, melainkan persiapan membangun SDM yang kompeten dan berdaya saing,” katanya.

Selama program berlangsung, para peserta akan mendapatkan paket pelatihan yang komprehensif, mulai dari konsultasi gizi secara intensif melalui grup WhatsApp dan sesi tatap muka dengan ahli gizi, penyusunan meal plan yang dipersonalisasi, hingga olahraga rutin dua kali seminggu bersama pelatih pribadi di kantor.

Mereka juga mendapat akses ke Mufit Gym satu kali seminggu.

Tak hanya fokus pada fisik, program ini juga memberikan dukungan terhadap kesehatan mental.

Peserta akan menjalani sesi konsultasi dengan psikolog, pelatihan ketahanan mental, serta praktik mindfulness untuk menunjang kinerja harian.

Selain itu, peserta juga akan dipantau secara berkala melalui pemeriksaan komposisi tubuh (Body Composition Measurement/BCM) sebanyak tujuh kali selama program.

Ellen Rumintang, inisiator Program HATMA sekaligus peserta PTP Inovasi 2024, mengaku bangga melihat gagasannya dapat diimplementasikan menjadi program resmi perusahaan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved