Penggunaan Mobil Listrik di Surabaya
Polrestabes Surabaya Mulai Pakai Kendaraan Listrik untuk Patroli Ringan
Mobil listrik saat ini memiliki beragam fitur canggih untuk menjamin keselamatan pengemudi.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
Ringkasan Berita:
- Surabaya macet & rawan kecelakaan, namun insiden mobil listrik jarang terjadi (hanya 2 kasus hingga Okt 2025, bukan karena sistem kelistrikan).
- Mobil punya banyak sensor, rem otomatis, dan lane keeping assist, serta diklaim aman saat hujan.
- Tercatat satu kecelakaan tragis mobil listrik menabrak anak hingga meninggal di Sidomukti, Wonokromo (Oktober 2025).
- Polrestabes Surabaya masih terbatas pakai kendaraan listrik (hanya motor listrik untuk patroli ringan), diganti konvensional saat hujan.
SURYA.co.id | SURABAYA - Kota Surabaya yang didapuk sebagai metropolitan terpadat kedua setelah Jakarta, arus lalu-lintasnya sangat padat, dan hampir setiap hari ada kejadian kecelakaan.
Beberapa titik bahkan dikategorikan sebagai black spot atau kawasan rawan kecelakaan, salah satunya Jalan Ahmad Yani.
Baca juga: Tak Khawatir Pakai Mobil Listrik saat Hujan, Tri Yudiarti: Nyaman, Operasional Murah
Namun di tengah tingginya angka kecelakaan itu, mobil listrik justru jarang terdengar terlibat insiden lalu lintas.
"Sejak Januari hingga Oktober 2025, hanya tercatat dua kejadian yang melibatkan mobil listrik. Itu pun bukan karena sistem kelistrikan, melainkan kelalaian pengemudi. Bisa juga jumlah mobil listrik belum sebanyak mobil konvensional,” kata Kanitlakalantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi.
Kecelakaan pertama terjadi pada Januari 2025 di Jalan Kusuma Bangsa, melibatkan motor dan mobil listrik.
Dari hasil olah penyelidikan di lokasi, penyebab utamanya adalah motor yang menyenggol mobil dari sisi kiri, bukan karena gangguan pada kendaraan listrik.
Memang mobil listrik saat ini memiliki beragam fitur untuk menjamin keselamatan pengemudi.
Umumnya mobil listrik punya banyak sensor di bagian depan dan belakang, bahkan sistem pengereman otomatis.
Saking canggihnya, bahkan ada yang dilengkapi fitur lane keeping assist yang mampu mengoreksi arah setir saat kendaraan keluar dari marka jalan.
"Sampai sekarang juga belum pernah ada laporan mobil listrik yang mogok karena hujan deras," tuturnya.
Meski begitu, fitur-fitur canggih itu tidak sepenuhnya menghapus potensi risiko di jalan.
Pada Oktober 2025, terjadi kecelakaan tragis di kawasan Sidomukti, Wonokromo, ketika sebuah mobil listrik menabrak anak berusia enam tahun hingga meninggal dunia.
Mobil yang terlibat diketahui merupakan produk asal Inggris yang kini diproduksi massal di sebuah pabrik di Tiongkok.
Di lingkungan kepolisian sendiri, penggunaan kendaraan listrik masih terbatas.
Kendaraan listrik yang dipakai hanya motor listrik.
Running News
TribunBreakingNews
mobil listrik
Surabaya
penggunaan mobil listrik di Surabaya
kecelakaan mobil listrik
Polrestabes Surabaya
kendaraan listrik
motor listrik
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
Meaningful
Multiangle
Eksklusif
| Cerita Fadil, Sopir Taksi Listrik di Surabaya yang Mampu Beradaptasi dengan Moda Transportasi Baru |
|
|---|
| Tak Khawatir Pakai Mobil Listrik saat Hujan, Tri Yudiarti: Nyaman, Operasional Murah |
|
|---|
| Pakai Mobil Listrik Tetap Aman saat Hujan, Ini Penjelasan Pakar Kelistrikan Dwi Fadila Kurniawan |
|
|---|
| BYD, Wuling dan Chery Pimpin Penjualan Mobil Listrik Paling Banyak di Januari–April 2025 |
|
|---|
| Penjualan Mobil Listrik di Triwulan III 2025 Capai 55 Ribu Unit, Gaikindo: Transisi Harus Bertahap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/KECELAKAAN-MOBIL-LISTRIK-Iptu-Suryadi-Kanitlakalantas-Polresta.jpg)