Bypass Nganjuk Menjadi Titik Gelap Selama 5 Tahun, Pemda Libatkan BBPJN Untuk Pemeliharaan

Merujuk pada itu, langkah yang diambil Pemkab Nganjuk adalah berkoordinasi dengan BBPJN mengenai penanganannya

surya/danendra kusumawardhana
PJU PADAM - Kepala Bidang Teknik Sarana Prasana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk, Tri Hatmanto menerangkan Pemkab Nganjuk memberi atensi kondisi PJU Bypass. Tahun 2025, Pemkab sudah bangun PJU di lokasi terpencil. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pemkab Nganjuk memberikan atensi terhadap kondisi Jalan Bypass Nganjuk.

Karena saat malam menjelang, jalan tersebut cenderung gelap lantaran sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) mati dan butuh dilakukan pemeliharaan. 

Kepala Bidang Teknik Sarana Prasana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk, Tri Hatmanto mengatakan, Bypass merupakan salah satu titik gelap jalan raya yang menjadi atensi di wilayah Kota Angin. 

Di lokasi itu, beberapa lampu PJU sudah perlu diperbaiki. "Titik gelap di Bypass Nganjuk sudah cukup lama berlangsung, sekitar 5 tahun. Karena itu menjadi atensi Pak Bupati, Wakil Bupati, dan Polres Nganjuk," kata Tito, Kamis (28/8/2025). 

Tito menjelaskan, Pemkab Nganjuk tidak bisa begitu saja melaksanakan pemeliharaan PJU di Bypass. Alasannya, jJalan Bypass merupakan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). 

Merujuk pada itu, langkah yang diambil Pemkab Nganjuk adalah berkoordinasi dengan BBPJN mengenai penanganannya. "Kami sudah berkomunikasi dengan pihak BBPJN untuk dilakukan pemeliharaan PJU di Bypass," jelasnya. 

Ia menambahkan, sejauh ini BBPJN sekaligus bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) telah melakukan evaluasi dan survey di Bypass. Kegiatan evaluasi dan survey dilangsungkan guna mencari tahu kendala di lapangan. 

"Terakhir prosesnya sudah tahap likuidasi dan pemindahan aset dari BBPJN di bawah Kementerian PU, kepada BPTD di bawah Kementerian Perhubungan. Pelaksanaan pemeliharaan akan diambil alih mereka," paparnya. 

Di sisi lain, Pemkab Nganjuk akan terus berupaya membuat jalan raya di bawah wewenangnya menjadi terang benderang. 

Di tahun 2025, Pemkab rampung menambah PJU di lokasi terpencil. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi warga tatkala melintas. 

Pada 2025, pemda sudah menyelesaikan pembangunan PJU sebagai dukungan kegiatan TMMD ke-124.

Di antaranya 7 titik di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu, 8 titik di Desa Sumbemiri, Kecamatan Lengkong.

"Pembangunan dan pemeliharaan PJU dilakukan menyesuaikan anggaran daerah. mengingat, saat ini ada efisiensi," tutupnya. *****

 

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved