Kecelakaan Tabrakan Beruntun 3 Kendaraan di Patung Sapi Pandaan Pasuruan, 1 Korban Luka-Luka

Kecelakaan tabrakan beruntun terjadi di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
galih lintartika/surya.co.id
TABRAKAN BERUNTUN - Kondisi kendaraan yang terlibat laka di sinpang patung sapi Pandaan. Kecelakaan tabrakan beruntun terjadi di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/6/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. 

SURYA.co.id | PASURUAN – Kecelakaan tabrakan beruntun terjadi di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/6/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan dan mengakibatkan satu pengemudi mengalami luka-luka, serta kerugian material ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan kecelakaan bermula saat truk kontainer bernopol B-9403-SW yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya kehilangan kendali saat mendekati lampu lalu lintas di lokasi kejadian.

“Diduga pengemudi truk kontainer kurang hati-hati dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraan saat mendekati lampu merah. Akibatnya, truk tersebut menabrak truk Mitsubishi di depannya yang tengah berhenti karena lampu merah,” terang Iptu Joko, Selasa siang.

Benturan keras tersebut menyebabkan truk Mitsubishi bernopol L-8309-UDD terdorong ke depan dan menabrak mobil pikap Daihatsu bernopol N-8032-TN yang datang dari arah timur ke barat.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diketahui truk kontainer dikemudikan oleh Dodik (40), warga Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Magetan.

Ia mengalami luka robek pada kaki kanan dan langsung dilarikan ke RS Sahabat Sukorejo untuk perawatan intensif.

Sementara dua pengemudi lainnya, yakni Farid Apriliyanto (42), pengemudi truk Mitsubishi asal Kota Malang, dan Moch Mauludin (36), pengemudi pick-up asal Sukorejo, Pasuruan, dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Joko menegaskan tidak ada faktor cuaca, jalan, atau kendaraan yang memengaruhi kecelakaan ini.

Semua mengarah pada faktor kelalaian manusia.

“Kondisi jalan normal, cuaca cerah, dan tidak ada gangguan pada kendaraan. Jadi, murni karena kelalaian pengemudi truk kontainer yang kurang waspada saat berkendara,” tambahnya.

Kerugian material akibat tabrakan ini ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Truk kontainer mengalami kerusakan parah pada bodi depan, truk Mitsubishi rusak di bagian bak belakang dan lampu, sementara mobil pikap mengalami pecah kaca samping dan spion patah.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, salah satunya Lestari (34), warga Sumber Suko, Gempol, yang kebetulan berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan.

Polisi mengimbau agar para pengemudi senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian di jalan, terlebih saat mendekati persimpangan atau lampu lalu lintas.

“Kami terus mengingatkan, berkendara di jalan raya itu butuh konsentrasi penuh. Jangan sampai kelalaian sesaat membawa petaka,” pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved