Berita Viral

3 Pengakuan Kasmudjo Usai Bertemu Jokowi: Bukan Dosen Pembimbing Skripsi, Tak Pernah Lihat Ijazahnya

Pertemuan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dan dosen pensiunan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir Kasmudjo, mengungkap fakta-fakta baru.

Editor: Musahadah
kolase kompas.com/yustinus wijaya kusuma/instagram
DOSEN PEMBIMBING - Pensiunan dosen UGM, Kasmudjo mengaku bukan pembimbing skripsi Jokowi saat diwawancara dikunjungi Presiden ke-7 itu di kediamannya, Selasa (13/5/2025). Dia juga tidak siap digugat. 

Pada tahun 2014, Ir. Kasmudjo resmi memasuki masa purna tugas di Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan UGM.

3. Kasmudjo tak siap hadapi gugatan

Di sisi lain, Kasmudjo mengaku tak siap menghadapi gugatan yang telah dilayangkan kepadanya.

Pasalnya, ia tak pernah berpengalaman menghadapi gugatan hukum seperti ini.

 "Nggak siap. Soalnya menghadapi macem-macem itu saya belum pernah," kata Kasmudjo, dilansir TribunSolo.

Kasmudjo mengatakan ia telah berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Kehutanan, Sigit, dan menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada pihak fakultas.

"Saya sudah kontak sama Dekan Fakultas Kehutanan, Pak Sigit."

"Segala sesuatunya terkait, apakah itu urusan ijazah, urusan perdata, atau urusan sebagai wakil untuk memberi penjelasan, semua dari fakultas sudah bilang," ujar Kasmudjo.

Pihaknya memilih menunggu dengan tetap mengikuti arahan dari pihak fakultas.

"Makanya saya juga, walaupun sudah senior, Dekan-nya masih muda, saya harus ikut. Itu yang saya katakan," kata Kasmudjo.

Jokowi tawarkan bantuan hukum

Sementara itu, Jokowi mengaku selain untuk bersilaturahmi, maksud kedatangan Jokowi yakni ingin menawarkan bantuan hukum kepada Kasmudjo.

Namun, ternyata Kasmudjo telah menyerahkan permasalahan itu ke pihak UGM.

"Beliau ini kan sudah tua, sudah sepuh. Saya ke sana untuk mengonfirmasi apakah mungkin saya bisa bantu dari sisi tim hukumnya."

"Ternyata sudah dibantu dari Fakultas Kehutanan UGM," kata Jokowi kepada awak media, Selasa, dilansir TribunnewsBogor.

Dalam kunjungannya, Jokowi mengatakan bahwa Kasmudjo tidak ambil pusing atas gugatan padanya.

"Ya beliau biasa saja," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan, polemik ijazah merupakan kasus yang ringan.

"Ya itu memang sebetulnya hal yang ringan tetapi ya memang harus diselesaikan di ranah hukum karena kalau gak berkepanjangan terus," jelas Jokowi.

Seperti diketahui, Kasmudjo ikut digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Sleman atas dugaan perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan ijazah Jokowi

Gugatan yang diajukan oleh advokat dan pengamat sosial bernama Ir. Komardin telah didaftarkan sejak 5 Mei 2025 dengan nomor perkara 106/Pdt.G/2025/PN Smn.

Selain kasmudjo, Komardin juga menggugat Rektor UGM, wakil rektor hingga kepala perpustakaan. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasmudjo Tegaskan Belum Pernah Lihat Ijazah Jokowi: Saya Bukan Pembimbing Skripsinya"

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved