Rabu, 6 Mei 2026

Kuliner

Tea Pairing, Cara Lain Menikmati Teh Bareng Makanan Pelengkap saat Sore Hari

Teh memiliki sisi lain yang begitu kaya akan tradisi, karakter rasa, hingga seni dalam penyajiannya. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Tribun Jatim/Nurika Anisa
MENIKMATI TEH - Menikmati teh dengan gaya berbeda yakni menjodohkannya dengan makanan yang sesuai kerab disebut pairing tea, menjadi gaya hidup di Surabaya.Hotel Ciputra World Surabaya menggelar Tea Tasting yang melibatkan komunitas perempuan di Surabaya untuk menikmati teh di sore hari. 

Sajian berbahan keju mozarella, tomato cerry dengan pesto daun basil dicampur minyak zaitun ini kaya akan rasa keju dan cederung berminyak.

“Pairingnya dengan teh peach,” ungkapnya.

Salah satu peserta Mega menceritakan pengalamannya dalam menikmati teh.

Menurutnya, memadukan makanan dan peach tea memperkuat rasa dan aroma dari teh tersebut.

“Saya penggemar teh, setiap hari tidak melewatkan minum teh. Pengalaman saya menikmati ini. Berasa lebih kuat aroma peachnya. Tetap light after tastenya,” ungkapnya.

Sementara sajian manis hadir dari tangan kreatif Chef Ferdiansyah. Ia membawa matcha opera cake dengan caramel tea.

Kue khas berlayer yang diciptakan oleh koki pastry Prancis Cyriaque Gavillon ini dipairing dengan matcha tea.

Sajian lainnya yaitu menggabungkan rasa teh hitam yang lembut dengan esensi teh vanila yang manis dan aromatik.

Kombinasi banana cake dengan papermint tea menghadirkan rasa gurih kemudian segar. Rasa gurih dan manis dari kue pisang dicover dengan papermint yang kuat.

Sementara Eliawati Erly, Vice President PT. David Roy Indonesia memandu para peserta pairing tea sepanjang menikmati teh dan makanan.

Cara menikmati teh ini juga berbeda. Pertama mengunyah kue, sembari menikmati aroma dari teh. Lalu, menyuruputnya hingga berpadu dengan kue di mulut.

Dalam pairing tea, ia menyebut, setiap rasa yang dinikmati para peserta tidak ada salah dan benar. Masing-masing memiliki pengalamannya untuk menikmati teh dan makanan.

“Setiap yang dirasakan oleh penikmatnya ini tidak ada benar, tidak ada salah. Punya taste masing-masing. Cleansing the palate akan berbeda-beda dan kami memberikan pengalaman yang beda,” tutupnya.

BACA BERITA SURYACO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved