Kuliner
Legenda Steak Surabaya Boncafe Perbarui Konsep dan Simpan Sejarah dalam Museum Mini
Restoran steak legendaris di Kota Pahlawan itu kini menghadirkan wajah baru sekaligus museum kenangan bagi pelanggan setianya
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Boncafe Steak & Ice Cream Surabaya hadir dengan wajah baru sekaligus museum mini untuk mengenang perjalanan hampir 49 tahun.
- Meski berinovasi dalam desain, penyajian, dan layanan, konsep restoran keluarga serta cita rasa khas tetap dipertahankan.
- Restoran legendaris ini terus berkembang hingga merambah luar Jawa, dengan resep steak warisan keluarga yang disesuaikan lidah Indonesia.
SURYA.co.id, SURABAYA- Hampir lima dekade, Boncafe Steak & Ice Cream terus berbenah agar tetap relevan di tengah perkembangan industri kuliner Surabaya.
Restoran steak legendaris di Kota Pahlawan itu kini menghadirkan wajah baru sekaligus museum kenangan bagi pelanggan setianya.
CEO Boncafe Andrew Prasetya mengatakan pembaruan dilakukan agar restoran keluarga tersebut tidak ketinggalan zaman, sekaligus tetap menjaga identitas sebagai tempat makan keluarga.
Merambah Luar Pulau Jawa
Menurutnya, Boncafe berdiri sejak 28 Februari 1977 berawal dari satu outlet di Surabaya dan kini terus berkembang, termasuk merambah luar Pulau Jawa.
“Tentu kita ingin terus memberikan improvement dari apa yang telah kita lakukan selama ini. Dari desain interior, penyajian sampai servis kita ingin memberikan yang lebih baik lagi untuk setiap customer,” kata Andrew kepada SURYA.co.id, Jumat (27/2/2026).
Meski terus berinovasi, konsep sebagai restoran keluarga tetap dipertahankan.
Citarasa khasnya masih dipertahankan, terutama pada menu andalan tenderloin steak dan steak ayamnya.
“Inti dari Boncafe sebagai family restaurant tidak akan kita ubah karena itu core kita. Kita ingin Boncafe selalu ada di momen-momen customer,” ujarnya.
Cita Rasa Disesuaikan Lidah Indonesia
Restoran ini dikenal sebagai salah satu pelopor steak bergaya Eropa di Surabaya.
Namun cita rasa menunya telah disesuaikan dengan lidah Indonesia.
Perjalanan jelang usia ke 49 tahun, Boncafe steak & ice cream terus berinovasi.
Dengan konsep steak hot plate, Boncafe mulai dikenal luas masyarakat Surabaya hingga menjadi salah satu restoran steak legendaris.
“Awalnya kita tidak langsung punya steak. Jual macam-macam makanan, tetapi belum menemukan breakthrough,” ungkapnya.
Terus Lakukan Inovasi
Menurut Andrew, Boncafe akan terus melakukan inovasi agar tetap bertahan di tengah persaingan dan kondisi ekonomi yang berubah.
| Yammie Legenda Surabaya, Top Noodle Tampil dengan Wajah Baru dan Sasar Semua Generasi |
|
|---|
| Rayakan Keberagaman Kuliner Lintas Daerah di Wyndham Culinary Journey |
|
|---|
| Hinoya Japanese Curry, Kuliner Asli Jepang yang Kini Bisa Dinikmati di Surabaya |
|
|---|
| Sentra Kuliner Pasar Banjaran Kota Kediri, Ikon Baru Wisata Rasa dan Kulineran |
|
|---|
| Perpaduan Kuliner Timur Tengah dan Bumbu Rempah Khas Nusantara yang Digemari Warga Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berbenah-agar-tetap-relevan-di-tengah-perkembangan-industri-kuliner-Surabaya.jpg)