Oleh karenanya, peran petugas haji harus dimaksimalkan agar benar-benar melayani para jemaah dalam beribadah. "Dan petugas haji tentu harus melaksanakan tugasnya semaksimal mungkin," imbuh dia. Kamaruddin sendiri berjanji akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan baik.
Dalam manasik, Wakil Kepala BPH, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, terdapat tiga arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penyelenggaraan haji. Pertama, pelaksanaan haji yang sesuai syariat, efisien, aman, nyaman, bersih, dan bebas dari pungutan liar (pungli).
Kedua, pelaksanaan haji juga diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dengan efek berganda. "Presiden menyebut, saya dan Gus Irfan (Mochamad Irfan Yusuf, Kepala BPH) harus jadi simbol kebangkitan haji Indonesia yang berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat," ucap Dahnil.
Ketiga, ibadah haji harus melahirkan pribadi dan masyarakat yang lebih beradab, cinta tanah air, dan menjaga ukhuwah islamiyah, insaniyah, serta wathaniyah. "Kita berharap muncul para haji yang membawa semangat kebangsaan, sebagaimana yang pernah dilakukan para tokoh bangsa seperti HOS Cokroaminoto, KH Ahmad Dahlan, dan KH Hasyim Asy’ari,” ujarnya. (tribunnews.com/kompas.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.