Berhasil Lestarikan 285 Manuskrip Kuno Ulama Nusantara, Khofifah Target Tambah 50 di Tahun 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh pelestarian manuskrip kuno karya ulama nusantara, khususnya dari dari Jawa Timur.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Di antaranya Risalah Fi Fiqh al Ibadat (1308 H), Risalah Isti'dadul Maut (1309 H), Taqrirat Alfiyah Ibnu Malik (1311 H), Taqrirat Nuzhatut Thullab fi Qawaidil I’rab (1315 H), Nadzam Jauharatul Iyan li Ahlil Irfan (1315 H) dan Nadzam Maqsud fi As-shof (1316 H).
Lalu, juga Risalah Khutbah (1323 H), Matn Al Ajurumiyah (makna dan taqrir), Al-Bina’ (makna), Tasrif Al-Izzi (makna dan taqrir), Maulid Hubbi Lis Sayyidina Muhammad (makna), Maulid Barzanji (makna), Al-Awamil (nahwu/makna) serta Terjemah Al-Qur’an (makna Jawa).
Pihaknya meyakini, melalui pameran ini akan mendekatkan generasi muda pada naskah-naskah klasik ditengah gempuran arus teknologi informasi dan modernisasi.
“Kiprah Syaikhona Kholil ini sebagai uswah atau panutan. Uswatun hasanah, teladan yang baik, figur intelektual pembaharu yang berpengaruh, tentu tidak hanya di bidang agama tapi juga dunia pendidikan dan sosial budaya masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
“Maka saya mengajak kepada generasi muda untuk belajar meneladani, memetik nilai keteladanan ulama besar Syaikhona Kholil sebagai tokoh poros penting jaringan keilmuan di Nusantara,” tambahnya.
Diketahui, Syaikhona Kholil lahir di Bangkalan pada 1835, dan dikenal luas sebagai ulama kharismatik, mursyid tarekat sekaligus mahaguru bagi ulama-ulama besar Indonesia, termasuk pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
Kiprah keilmuannya bermula dari lingkungan keluarga pesantren, dilanjutkan dengan pengembaraan ke Mekah selama belasan tahun, yang memperkaya wawasan dan kedalaman spiritualitasnya.
Tidak hanya menguatkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga merintis model pendidikan dan dakwah berbasis spiritualitas dan rasionalitas.
Beliau adalah pengamal tasawuf yang berpijak kuat pada syariat, serta pembaharu yang tetap berpijak pada akar tradisi.
Syaikhona Kholil juga dikenal menguasai berbagai disiplin ilmu fiqih, ushul fiqih, tasawuf, nahwu, sharaf hingga ilmu falak.
Karisma keilmuannya menjadikan para santri dari berbagai penjuru datang berguru, yang kelak menjadi tokoh besar seperti KH Hasyim Asy’ari (Tebuireng), KH Wahab Chasbullah (Tambakberas), KH Bisri Syansuri dan lainnya.
Manuskrip Kuno Ulama Nusantara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Khofifah
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Syaikhona Kholil
Doa Sholat Tahajud Arab, Latin dan Terjemahan yang Dicontohkan Rasulullah |
![]() |
---|
Lapas Kelas IIA Kediri Kelebihan 656 Penghuni, Puluhan Napi Dipindah ke Lapas Pemuda Madiun |
![]() |
---|
Lirik Assalamualaika Ya Rasulullah Arab, Latin dan Terjemahan |
![]() |
---|
Harga Mobil Listrik VinFast Ada Dua Opsi, Curi Perhatian Pengunjung GIIAS Surabaya, |
![]() |
---|
Palu Kekasih Hingga Tewas, Pria Trenggalek Divonis Penjara Seumur Hidup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.