KA Jenggala Tabrak Truk di Gresik

Akun Instagram Abdillah Ramdan Asisten Masinis KA Jenggala Dibanjiri Ucapan Duka Cita

Dalam akun instagram milik korban, @ramdan50006 banyak warganet yang menuliskan ucapan duka belasungkawa atas kepergian korban.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Tribun Jatim/Willy Abraham
KECELAKAAN - KA Commuter Line Jenggala No. 470 relasi Indro – Sidoarjo mengalami laka lantas dengan mobil truk bermuatan kayu di perlintasan sebidang JPL No.11, KM 7+600/700 petak jalan lintas antara Stasiun Indro - Kandangan, Gresik Jawa Timur. Dalam kecelakaan ini, Asisten Masinis Abdillah Ramdan meninggal dunia. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Selasa (8/4/2025) malam kemarin merupakan hari terakhir Abdillah Ramdan bekerja sebagai asisten masinis KA Commuter Line Jenggala No. 470. Pria asal Surabaya itu meninggal dunia dalam tugas.

Dalam akun instagram milik korban, @ramdan50006 banyak warganet yang menuliskan ucapan duka belasungkawa atas kepergian korban.

Korban Abdillah Ramdan meninggalkan istri dan dua orang anak yang masih kecil.

Abdullah Ramdan sempat tak sadarkan diri di dalam kereta usai ruang masinis ringsek tertemper truk.

Abdillah Ramdan mengalami luka cukup parah saat peristiwa berlangsung.

Baca juga: KRONOLOGI KA Jenggala Tabrak Truk Muat Kayu Gelondongan di Gresik yang Tewaskan Asisten Masinis

Keberangkatan kereta relasi stasiun Indro menuju Kandangan, Surabaya ini baru berjalan beberapa menit.

Sekitar pukul 18.35 WIB, KA Commuter Line Jenggala No. 470 relasi Indro – Sidoarjo mengalami laka lantas dengan mobil truk bermuatan kayu di perlintasan sebidang JPL No.11, KM 7+600/700 petak jalan lintas antara Stasiun Indro - Kandangan, Gresik Jawa Timur.

Berdasarkan laporan dari kondektur KA 470, insiden terjadi ketika truk muatan kayu melewati perlintasan sebidang tanpa memperhatikan keberadaan kereta api yang sedang melintas.

Akibatnya, bagian depan kereta tertemper truk, yang menyebabkan asisten masinis yang bertugas dalam perjalanan tersebut, Abdillah Ramdan, meninggal dunia.

Sedangkan masinis Purwo Pranoto sampai sekarang mendapat penanganan medis.

"Kami kehilangan salah satu Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) terbaik. Almarhum Abdillah Ramdan bukan hanya seorang Asisten Masinis yang berdedikasi, tetapi juga sosok yang mewakili semangat pengabdian dalam melayani masyarakat. Kepergiannya saat menjalankan tugas menjadi duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar KAI," ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Rabu (9/4/2025).

Baca juga: KAI Daop 8 Proses Hukum dan Tuntut Ganti Rugi Pengusaha dan Pengemudi Truk Penyebab Laka di Gresik

KAI Daop 8 Surabaya mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Asisiten Masinis yang gugur saat mengemban tugasnya.

"Para petugas ASP telah berusaha semaksimal mungkin mengendalikan KA, dan tidak meninggalkan kabin masinis saat peristiwa temperan terjadi," kata dia.

Sementara itu untuk seluruh penumpang KA Commuter Line Jenggala yang berjumlah 130 orang dinyatakan selamat, tidak terdapat korban jiwa, serta seluruhnya telah dievakuasi menggunakan kereta pengganti menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Sidoarjo.

Diketahui truk trailer W 8708 US ini membawa kayu gelondongan yang cukup besar. Saat peristiwa berlangsung, sopir truk adalah Majuri asal Lamongan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved