Audensi Dengan LSM, Sekda Pasuruan Tegaskan Mutasi ASN Sesuai Kajian dan Tidak Asal-Asalan

Baperjakat harus melihat kebutuhan di lapangan, apalagi hampir 100 jabatan kosong mulai Eselon II, Eselon III dan Eselon IV. 

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/Galih Lintartika (Galih)
Audensi antara anggota GP3H bersama Baperjakat dan Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan. 

Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengapresiasi masukan dan aspirasi dari anggota LSM itu.

Yudha menyebut, pengisian jabatan itu dilakukan dengan pertimbangan tertentu, mulai dari kepangkatan, masa kerja, pengalaman, dan sebagainya. 

Maka Yudha menegaskan bahwa mutasi tidak bisa dilakukan asal - asalan, semua berdasarkan kajian. Dan perlu diketahui, jumlah ASN yang pensiun setiap tahun sangat tinggi,

“Jumlah ASN yang pensiun setiap tahunnya mencapai 400 orang. Jumlah ini tidak sebanding dengan jumlah ASN yang ada. Dan terkadang kepangkatannya belum memenuhi standar yang sesuatu aturan,” imbuhnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Pasuruan, Rudi Hartono meminta kalangan LSM untuk sama-sama ikut mengawasi dan memantau, karena memang setiap mutasi dewan tidak pernah tahu. *****

 

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved