Libur Natal dan Tahun Baru

Bandara Dhoho Kediri Jadi Pilihan Efisien saat Libur Natal dan Tahun Baru

Keberadaan bandara ini membantu mengurangi waktu tempuh perjalanan dibandingkan menggunakan jalur darat

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/luthfi husnika
Suasana Bandara Dhoho Kediri di momen libur Natal dan Tahun Baru 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bandara Dhoho Kediri kini menjadi alternatif transportasi udara yang lebih efisien bagi masyarakat di wilayah Kediri dan sekitarnya, terutama saat momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Keberadaan bandara ini membantu mengurangi waktu tempuh perjalanan dibandingkan menggunakan jalur darat atau harus menuju Bandara Juanda Surabaya.  

Pada momen libur panjang, kemacetan lalu lintas kerap terjadi di jalur darat. Oleh sebab itu, banyak warga yang memilih menggunakan Bandara Dhoho. 

Salah satunya adalah Novi (45), warga Tulungagung, yang lebih memilih berangkat ke Jakarta melalui Bandara Dhoho. 

"Biasanya perjalanan dari Tulungagung ke Bandara Juanda butuh waktu sekitar tiga jam, itu pun kalau lalu lintas lancar. Tapi ke Bandara Dhoho hanya kurang dari satu jam. Ini jelas lebih hemat waktu dan biaya," katanya, Jumat (27/12/2024).  

Novi mengaku, kehadiran Bandara Dhoho sangat membantu mobilitasnya, apalagi ia sering bepergian antara Tulungagung dan Jakarta, baik untuk urusan pribadi maupun menemani perjalanan anaknya. 

"Bandara ini mempermudah perjalanan kami, terutama di musim liburan," tambahnya.  

Bagi Novi, kehadiran Bandara Dhoho menjadi solusi di tengah kemacetan yang biasa terjadi saat musim liburan. 

"Saya harap layanan di bandara ini terus berkembang, karena sangat membantu orang-orang yang sering bepergian," ujarnya.  

Hal senada juga disampaikan Evelyn (29), warga Kediri yang kini lebih sering menggunakan Bandara Dhoho dibandingkan Bandara Juanda.

Menurut Evelyn, perjalanan dari Kediri ke Jakarta melalui Bandara Dhoho jauh lebih cepat. 

"Dari segi waktu, ini sangat membantu, apalagi bagi saya yang bekerja dan sering bepergian ke berbagai kota," ungkap Evelyn.  

Meski demikian, Evelyn mengungkapkan bahwa keterbatasan rute penerbangan di Bandara Dhoho menjadi kendala. 

Saat ini, bandara tersebut baru melayani satu rute penerbangan, yakni Kediri-Jakarta.

"Kadang saya masih harus ke Bandara Juanda kalau rutenya tidak tersedia di sini. Saya berharap ke depannya ada lebih banyak pilihan rute dan jadwal penerbangan," paparnya.  

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved