Berita Viral
Adu Nasib Guru Supriyani Ikut Uji Pengetahuan PPG Berstatus Terdakwa, tapi Sempat Terkendala Ini
Guru Supriyani mengadu nasib mengejar cita-citanya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dukungan dan sumbangan masih terus mengalir untuknya.
Terbaru, datang dari Pengurus Besar Persatuan Guru Agama Islam (PB PGAI).
Hasil dari pengumpulan donasi ini atas nama solidaritas untuk guru Supriyani, PGAI berhasil mengumpulkan uang sumbangan dari para guru sebesar Rp 7.070.000 rupiah.
Dari kegiatan ini, diharapkan akan diikuti oleh sekolah swasta dan negeri lainnya untuk ikut berpartisipasi membantu dan menegakkan keadilan terhadap guru Supriyani.
"Saya didesak oleh para guru untuk memberikan santunan kepada Ibu Supriyani yang telah dituntut bebas. Dari ini, terkumpullah yang Rp 7.070.000 rupiah," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Agama Islam (PB PGAI), Fauzi Bahar, melansir dari Tribun Padang.
Baca juga: Pantesan Guru Supriyani Ngotot Penjarakan Aipda WH Jika Sudah Divonis Bebas, Rasakan Penderitaan Ini
Dirinya merasa prihatin dan juga bercampur salut kepada Ibu Supriyani.
Fauzi Bahar memohon kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk mengangkat para guru honorer menjadi ASN, khususnya yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun.
Ia mengajak untuk semua orang memuliakan seorang guru. Apalagi sebentar lagi akan diperingati Hari Guru Nasional (HGN) pada tanggal 25 November 2024.
"Uang ini dikumpulkan sejak satu minggu yang lalu dari para guru-guru dan termasuk guru honorer juga. Saya menghimbau kepada seluruh guru, mari kita menyumbang untuk Ibu Supriyani, karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa," ujar Fauzi Bahar.
Wakil Ketua Umum PGAI, Eka Putra Wirman, yang juga seorang seorang akademisi Indonesia dan guru besar mengucapkan simpati kepada para guru. Karena guru dan dosen adalah profesi yang mulia dan perlu mendapatkan apresiasi dari seluruh pihak.
Ia berharap, kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi. Selain itu, kejadian ini akan dijadikan kewaspadaan, dikarenakan guru menginginkan yang terbaik bagi siswanya.
"Terkadang keinginan yang meluap itu, kadang-kadang membuat guru itu serius untuk mengajar sehingga datang cubitan dan lainnya. Sedangkan ketika kita kembali ke tahun 70-an, justru orang tua memberi para guru bekal berupa rotan atau lidi," katanya.
Perwakilan Wakil Ketua Bidang pendidikan Dasar dan Menengah Adabiah, Drawellita, berpesan kepada para orang tua agar bersama-sama berkolaborasi mendidik anak-anak dan mempercayakan anaknya kepada sekolah yang telah dipilih.
Baca juga: Sosok Ahli Psikologi Forensik yang Ungkap Prediksi Vonis Guru Supriyani, Akan Sesuai Tuntutan Jaksa?
"Karena, semua guru yang sudah diangkat itu pasti orang-orang yang sudah mempunyai sertifikat agar dipercaya mendidik dan mengajar anak didiknya. Kami menghimbau, jangan sampai ada Supriyani yang berikutnya," ujar Drawellita.
Kepala SD Adabiah, Depi Barnas, mengatakan untuk SD Adabiah ada 36 guru. Namun, ada sebanyak 20 orang guru masih honorer. Dan, para guru inilah yang menyisihkan uangnya untuk membantu guru Supriyani.
Guru Supriyani
Vonis Guru Supriyani
Pegawasi Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
Mendikdasmen
berita viral
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Cara Mudah Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Beserta Jadwal Lengkap |
|
|---|
| Duduk Perkara Video Viral Penertiban PKL Karang Menjangan Surabaya, Kesepakatan Dipertanyakan |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Penembakan di Jamuan Makan Gedung Putih: Trump Dievakuasi, Ini Identitas Pelaku |
|
|---|
| Muncul Pengakuan Ibu Korban Tragedi Rafting 2014 Setelah Kisahnya Diungkapkan Lagi oleh Nadia Omara |
|
|---|
| Sosok Sekjen Golkar yang Wanti-wanti Gubernur Kaltim Rudy Masud Imbas Gaya Hedonnya hingga Didemo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Guru-Suproyani-mengadu-nasib-menjadi-guru-PPPK-tapi-sempat-terkendala-hal-ini.jpg)