Senin, 11 Mei 2026

Ketahanan Pangan Jatim

Peternak Sapi Pasuruan Kembangkan Susu Organik Pertama di Indonesia

Ada sekitar 58 peternak yang bernaung di KPSP Setia Kawan Pasuruan mulai mengembangkan susu organik. 

Tayang:
surya.co.id/galih lintartika
Peternak sapi yang bernaung di bawah KPSP Setia Kawan Kabupaten Pasuruan 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Ada sekitar 58 peternak yang bernaung di KPSP Setia Kawan Pasuruan mulai mengembangkan susu organik. 

Hal ini salah satu cara strategis agar peternak ini bisa bertahan di setiap hantaman badai atau tantangan di setiap zaman. 

Rini Supatmi, salah satu peternak susu sapi organik mengatakan, sejak diresmikan oleh Menteri tahun kemarin, susu organik sudah resmi beroperasi. 

Dulu, susu organik ini hanya diminati tiga peternak sapi perah saja.

Tapi, kata dia, sekarang, sudah 58 peternak yang tertarik dan mulai beralih secara perlahan dari produksi susu sapi konvensional menjadi susu sapi organik. 

Sehari, produksi susu sapi organik ini sudah mencapai 1.200 liter dari 278 ekor sapi yang dirawat secara organik.

"Ini salah satu cara agar peternak ini bisa bertahan. Kami perlu melakukan inovasi dan mencari hal baru. Dan allhamdulillah, koperasi kami menjadi satu-satunya koperasi yang terpilih untuk mengembangkan susu sapi organik," terangnya.

Menurut dia, hasil dari produksi susu sapi organik memang lebih besar dibandingkan harga susu sapi konvensional. 

Hanya saja, tantangannya juga besar. Peminat susu sapi organik belum terlalu banyak, sehingga susah untuk dipasarkan.

"Untungnya kami sudah punya kerjasama dengan perusahaan pembuatan keju organik. Jadi, produksi Susu kami langsung kami kirimkan ke sana. Kedepan, perlu pengenalan, edukasi bahwa manfaat susu sapi organik untuk kesehatan juga banyak sekali," terangnya.

KPSP Setia Kawan berhasil memproduksi 98 persen susu sapi organik dari total targe5 32 ribu ton di tahun 2023. 

Ini adalah pencapaian yang luar biasa di tahun pertama pengembangan susu organik pertama di Indonesia.

Sekadar informasi, konsorsium KPSP Setia Kawan Nongkojajar dengan Kedutaan Denmark bekerjasama dengan Indonesia, Koperasi Arla Denmark, dan Industri Pengelolaan Susu (IPS) sudah berhasil menghasilkan dan mengelola susu organik.

Tahun 2024, KPSP memasang target 60 peternak lebih yang bisa produksi susu sapi organik yang sudah mengantongi dari lembaga sertifikasi. 

Produksi susu ditarget mencapai 500 liter per hari dari 200 liter per hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved