Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bojonegoro

74 Armada Dikerahkan Dalam Uji Coba Angkutan Gratis di Bojonegoro, Sehari Layani 2.000 Pelajar PP

Karena pelajar yang dilayani membludak, Andik  mengutarakan, 74 armada Angkutan Pelajar Gratis yang disediakan tidak cukup

Tayang:
Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Deddy Humana
istimewa
Sejumlah pelajar Bojonegoro mengakses salah satu armada Angkutan Pelajar Gratis, pekan kemarin. 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Program Angkutan Pelajar Gratis yang diujicobakan Pemkab Bojonegoro sepekan kemarin diklaim sukses. Indikasinya, program yang diotoritasi Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro itu menyedot minat pelajar dengan jumlah melebihi perkiraan.

Hal itu diutarakan Kepala Dishub Bojonegoro, Andik Sudjarwo, di mana ia menyebut per hari ada 1.038 pelajar yang rencananya dilayani dalam sepekan uji coba. "Dalam praktiknya, kami melayani sampai sekitar 2.000 pelajar," ungkap Andik, Kamis (10/10/2024) siang.

Karena pelajar yang dilayani membludak, Andik  mengutarakan, 74 armada Angkutan Pelajar Gratis yang disediakan tidak cukup. "Kami akhirnya menggunakan satu mobil dinas jenis mini bus untuk ikut mengkaver," jelasnya.

Diperkirakan dalam realisasi riilnya nanti akan lebih banyak pelajar yang ingin dilayani Program Angkutan Pelajar Gratis ini. "Karena, memang masih banyak pelajar yang belum mendaftarkan diri sebagai pengguna Angkutan Pelajar Gratis di Aplikasi APEL milik kami," tuturnya.

Terkait teknis operasional armada dalam Angkutan Pelajar Gratis ini, kata dia, tak ada kendala apapun selama sepekan uji coba kemarin. "Sebanyak 74 armada itu beroperasi lancar. Mereka lalu lalang di rute dan jam yang sudah sesuai," ungkap Andik.

Ihwal penggunan Aplikasi APEL oleh para pelajar maupun para sopir armada, lanjut Andik, dalam uji coba sepekan kemarin juga tidak ada masalah. "Alhamdulillah semuanya lancar. Tinggal kita realisasikan secara riil nanti," pungkasnya.

Suyanto, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bojonegoro mengemukakan hal serupa. Ia  menambahkan, pihaknya bersyukur uji coba itu sukses. "Kami bisa melayani para pelajar dengan baik. Kami sudah bisa menjadi eksekutor program ini," tutur Suyanto.

Salah satu pelajar SMP, Muhammad Azzam mengaku senang dengan Program Angkutan Pelajar Gratis ini. "Saya senang karena merasa terbantu," tutur pelajar asal Desa Sroyo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro itu.

Putra buruh panggul di Pasar Sroyo itu menyebut, Program Angkutan Pelajar membuatnya lebih aman di jalan raya kala pulang-pergi berekolah. "Saya juga tak perlu mengeluarkan uang Rp 6.000 lagi untuk naik angkot dalam pulang-pergi bersekolah sebagaimana sebelumnya," imbuhnya.

Program Angkutan Pelajar Gratis Pemkab Bojonegoro menjalani uji coba pekan kemarin. Mulai Senin (30/9/2024) hingga Sabtu (5/10/2024).

Program direalisasikan melalui Dishub Bojonegoro dengan sponsorship dari Bank Jatim itu bekerja sama dengan Organda Bojonegoro.

Total, ada 74 armada MPU atau mobil penumpang umum yang terlibat dalam program tersebut. Melayani pelajar SMP dan SMA sederajat. Ke-74 armada MPU dari Organda Bojonegoro yang selama ini sudah beroperasi secara konvensional itu beroperasi di empat rute pulang-pergi.

Meliputi Jalan Raya Bojonegoro-Baureno, Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, Jalan Raya Bojonegoro-Temayang, dan seputar Perkotaan Bojonegoro. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved