Pembunuhan Vina Cirebon

Dalih Iptu Rudiana Tak Kenal Dede dan Bantah Buat Skenario Kasus Vina: Pangkat Bintara, Apa Mungkin?

Iptu Rudiana mengaku tidak mengenal Dede Riswanto dan Aep Rusdiansyah, dua saksi kunci kasus Vina Cirebon yang kini mencatut namanya. 

Editor: Musahadah
kolase instagram
Iptu Rudiana mengaku tak mengenal Dede, saksi kunci kasus Vina Cirebon yang kini memojokkannya. 

Meski begitu, Dedi Mulyadi mengaku sudah mengantongi sosok yang memberikan nama-nama itu ke Iptu Rudiana

"Saya tahu pak Rudiana dari mana, tapi saya gak mungkin ngungkapin," sebut Dede. 

Di depan Dedi Mulyadi, Dede juga mengungkap kronologi dia masuk dalam skenario Iptu Rudiana dan Aep

Awalnya, dia diminta tolong Aep untuk mengantarnya ke Polres Cirebon. 

Karena merasa Aep yang pendatang tidak tahu lokasi Polres, akhirnya dia mengantarnya. 

Namun, sebelum masuk ke ruang penyidik, dia justru didoktrin untuk mengikuti skenario Iptu Rudiana dan Aep
"Sebelum saya masuk ruangan, saya dibilagin dulu, 'Kamu bilang aja lagi ke warung, ada orang nongkrong ngelemparin batu dan bambu, lalu melakukan pengejaran'," kata Dede. 

"Siapa yang ngomong begitu?" tanya Dedi Mulyadi.

"Aep sama Pak Rudiana ngasih tahu saya pak," jawab Dede.

"Itu diarahkan?" tanya Dedi Mulyadi.

"Iya Pak saya diarahkan," tegas Dede.

Mendengar pengakuan mengejutkan Dede, Dedi Mulyadi sempat tak percaya.

"Kamu bohong enggak sama saya?" tanya Dedi Mulyadi.

"Enggak pak, 100 persen saya benar," ucap Dede.

"Saya hanya mengikuti alur cerita yang sudah dibuat Pak Rudiana dan Aep," imbuhnya.

Dede lalu menceritakan awal mula tersandung kasus Vina Cirebon.

Awalnya, Aep meminta Dede untuk mengantarkannya ke Polres Cirebon beberapa hari setelah penangkapan Saka Tatal Cs sekira awal September 2016.

Saat tiba di Polres Cirebon, Dede ternyata diminta bersaksi oleh Iptu Rudiana dan Aep terkait tewasnya Vina Cirebon.

"Awalnya malam, sekitar jam berapa saya lupa. Aep nelepon saya, 'De, anterin saya ke Polres yuk'. Saya posisi di rumah, rumah di Tangkil."

"Ep kan kita gak tahu apa-apa, kenapa kita jadi saksi. Udah entar ikutin aja katanya," kata Dede menirukan percakapannya dengan Aep.

Dede mengungkapkan Aep memang sosok yang akrab dengan sejumlah anggota kepolisian.

Bahkan, staf Iptu Rudiana mengenal Aep serta kerap mencuci kendaraannya di tempat cuci steam keduanya bekerja.

"Yang kenal sama pihak kepolisian kan Aep, bukan saya Pak," kata Dede.

Dede kembali menegaskan kesaksiannya pada delapan tahun lalu merupakan skenario yang disusun Iptu Rudiana.

"Saya diarahin, saya bingung," ucap Dede.

Kala itu, Dede mengaku ia tak ingin memberikan kesaksian palsu, namun dirinya terlalu takut untuk menolak.

"Saya di dalam hati enggak mau jadi saksi, tapi saya takut, saya kan enggak ngerti hukum," kata Dede.

Dede lalu menegaskan sebenarnya ia tak pernah tahu soal kematian Vina dan Eky.

"Saya enggak pernah tahu peristiwa itu sama sekali pak," ujar Dede.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved