Grahadi

Berita Surabaya

Kenalkan Strategi Marketing dan Branding, Agatha Retnosari Bareng Dinkop UKM Ajak UMKM Perluas Pasar

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agatha Retnosari, berkolaborasi dengan Dinkop UKM Jatim menggelar pelatihan kepada UMKM di Surabaya

|
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
bobby constantine koloway/surya.co.id
Anggota Komisi B DPRD Jatim Agatha Retnosari berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkopukm) Jawa Timur menggelar pelatihan branding dan marketing kepada UMKM di Hotel Southern, Surabaya, Sabtu (13/7/2024). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agatha Retnosari, berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jatim menggelar pelatihan kepada UMKM di Surabaya, Sabtu (13/7/2024).

Bertajuk 'Workshop Sinergitas Penguatan Usaha KUKM' yang diikuti sekitar 50 UMKM ini menjadi startegi pemerintah dalam mendukung UMKM di Jawa Timur bertumbuh

Mereka dilatih terkait dengan strategi penguatan produk melalui pengenalan brand.

Baca juga: Ingin UMKM Go Digital, Agatha Retnosari dan Dinkop UKM Jatim Gelar Pelatihan Fashion Designer

Peserta diharapkan terampil dalam membuat branding iklan yang mempunyai nilai jual, sehingga masing-masing dapat berinovasi berkreasi dengan berbagai macam desain khusus yang kekinian sehingga dapat meningkatkan daya saing pasar.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agatha Retnosari menjelaskan pentingnya memikirkan brand dalam membangun usaha.

"Memiliki produk, harus berani untuk mengenalkan merk. Tonjolkan nama brand sehingga calon pembeli mengenal brand kita," kata Agatha ditemui di sela acara yang berlangsung di Hotel Southern, Surabaya tersebut.

Brand bukan hanya bermanfaat untuk menjadi identitas produk, namun juga bermanfaat dalam strategi marketing, pengurusan perizinan, hingga berbagai manfaat lainnya.

"Tentukan merk, produknya bisa apa saja. Pikirkan nama merk yang bisa melingkupi produk yang akan dijual," kata Politisi Anggota DPRD Jatim asal daerah pemilihan (dapil) Jatim 1 (Surabaya) ini.

Agatha mencontohkan, beberapa produk UMKM hingga industri besar bisa bertahan lama dengan strategi pengenalan branding yang baik.

Kampanye produk bisa dilakukan melalui berbagai media, mulai bertemu langsung dengan calon klien maupun dengan memanfaatkan media sosial.

"Peserta bisa tanya-tanya apa saja terkait dengan strategi pemasaran. Ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menumbuhkan UMKM di Jawa Timur," kata Politisi PDI Perjuangan ini.

Kepala Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Susanti Widiastuti, optimistis kegiatan ini bisa merangsang pertumbuhan UMKM.

Hal ini selaras dengan tujuan kegiatan yang sudah berlangsung di tahun ketiga tersebut.

"Ibu Agatha menargetkan sebanyak 10.000 wirausaha baru akan muncul di Jawa Timur. Tentu, ini merupakan upaya yang cukup luar biasa dan insya Allah ini bisa tercapai di beberapa waktu karena pada tahun 2024 ini outputnya akan ada 1.200 UKM baru yang telah difasilitasi untuk melakukan kegiatan workshop sinergitas ini. Ibu Agatha memang memiliki kepedulian cukup besar kepada UMKM, khususnya di Surabaya dan sekitarnya. Beliau sangat banyak ide-ide kreatifnya sehingga sangat memberikan peluang UKM berkembang sekaligus menumbuhkan wirausaha baru yang ada di Jawa Timur," kata Susanti di tempat yang sama.

Menghadirkan Deni Andis Ibnu Solim sebagai pemateri, para peserta mendapatkan pengetahuan terkait dengan pentingnya branding, strategi pemasaran, hingga kampanye produk melalui platform media sosial.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved