Berita Gresik

KWG Ikut Lestarikan Budaya Gresik, Gelar Peresmian Tumpeng Nasi Krawu Raksasa sebagai WBTB

Karena nasi krawu sudah dikenal luas sebagai makanan asli Gresik dan menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) dari Kabupaten Gresik.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min) menyapa anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai damar kurung dalam acara pelestarian WBTB Nasi Krawu di Gress Mall, Selasa (23/4/2024). 


SURYA.CO.ID, GRESIK – Rangkaian menuju peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Gresik digelar secara berbeda, yaitu meresmikan peresmian nasi krawu sebagai jajanan khas Gresik. Kegiatan yang diadakan Komunitas Wartawan Gresik (KWG) itu adalah menampilan nasi krawu dalam tumpeng raksasa di Atrium Gress Mall, Selasa (23/4/2024).

Wakil Bupati (Wabup), Gresik Aminatun Habibah juga hadir dalam peringatan HPN yang menandai pengakuan nasi krawu milik Gresik itu. Bu Min, demikian sapaan wabup, membuka acara tumpeng Nasi Krawu Raksasa dengan bangga atas peran KWG yang ikut menjaga dan melestarikan salah satu kearifan lokal.

Karena nasi krawu sudah dikenal luas sebagai makanan asli Gresik dan menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) dari Kabupaten Gresik.

“Mungkin tahun depan bisa menyajikan Tari Damar Kurung yang sudah menjadi ikon Gresik dan Damar Kurung juga telah diakui sebagai WBTB," kata Bu Min.

Ditambahkan Bu Min, KWG rutin menjaga salah satu kearifan lokal, yang dilakukan setiap tahun dalam rangkaian HPN. Dan ia mengakui peran jurnalis bisa membantu mengenalkan budaya Gresik di tingkat nasionaldan mancanegara .

“Sekarang saya yakin dengan acara yang digelar KWG. Semoga peringatan HPN berikutnya, KWG melahirkan inovasi baru untuk tetap menjaga kearifan lokal Gresik,” harap Bu Min.

Bu Min juga senang ada lomba menggambar dan mewarnai damar kurung yang melibatkan anak-anak tingkat Taman Kanak-kanak dan sekolah dasar.

“Termasuk lomba menggambar dan mewarnai dambar kurung ini, juga mengenalkan kepada anak-anak Kabupaten Gresik tentang WBTB damar kurung karya almarhumah Mbah Masmundari,” terangnya.

Sementara Ketua KWG, Miftahul Arief mengatakan, nasi krawu ditetapkan sebagai WBTB sejak Desember 2022. “Kami berusaha menjaga sekaligus merawat nasi krawu sebagai ikon Gresik yang ditetapkan warisan budaya tak benda,” kata Miftahul.

Kegiatan itu juga diikuti Sekretaris Daerah Washil, Kadis PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Pendidikan S Haryanto, Kepala Dinas Penanaman. Modal dan PTSP, Reza Pahlevi, Kadinkes dr Khusnah, General Manager GressMall Erich Pramono Bangun, Kabag Umum Khoirul.

Selain itu perwakilan dari Baznas, Nurul Hayat, Petrokimia Gresik, Smelting serta Kejari Gresik ikut mengunjungi stand-stand UMKM yang memeriahkan acara. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved