Ramadan 2024

Tamu Sepi saat Ramadan 2024, Hotel Kota Batu Turunkan Tarif dan Andalkan Penjualan Paket Makanan

Selain itu menurut Sujud, hotel anggota PHRI juga menurunkan tarif kamar hingga 20 persen selama Ramadan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/dya ayu
Tamu hotel saat menikmati hidangan buka puasa. 

SURYA.CO.ID, BATU - Saat Ramadan hotel-hotel di Kota Batu mengalami sepi tamu, meskipun saat weekend.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi, namun sudah terjadi setiap Bulan Ramadan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi menuturkan, tidak bisa dipungkiri ketika Bulan Ramadan saat weekend, masyarakat memilih untuk menghabiskan waktu dirumah dan waktu liburan usai lebaran baru digunakan untuk menginap di hotel, sehingga ketika itu okupansi hotel tinggi.

“Ketika Ramadan seperti sekarang maksimal okupansi hotel hanya sekitar 10 persen dan saat weekend untuk mencapai 20 persen saja sulit. Ini tidak hanya di Kota Batu, tapi seluruh Indonesia,” kata Sujud Hariadi, Minggu (17/3/2024).

Untuk menjaga agar roda ‘penghidupan’ di hotel tetap berjalan saat tamu sepi, hotel-hotel di Kota Batu mengandalkan penjualan paket makanan buka puasa atau Iftar.

Selain itu menurut Sujud, hotel anggota PHRI juga menurunkan tarif kamar hingga 20 persen selama Ramadan.

“Penurunan tarif ini kesepakatan anggota PHRI bersama,” ujarnya.

Meski tidak semua hotel memberikan penurunan tarif menginap namun hampir seluruh hotel menjual paket Ramadan yang didalamnya sudah ‘include’ paket buka puasa dan sahur ketika menginap.

“Mulai ramai itu biasanya minggu ketiga, itupun acara buka bersama di restoran hotel saja dan tidak masuk okupansi hotel karena tidak menginap,” jelasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved