Berita Probolinggo
AKHIR KETEGANGAN Warga Probolinggo Bangun Tembok Tutup Jalan, Selokan Boleh Dibuat Dengan Syarat Ini
Ketegangan warga Probolinggo bangun tembok menutupi jalan kampung berangsur-angsur mereda. Selokan boleh dibangun dengan beberapa syarat.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Laporan wartawan Surya.co.id, Danendra Kusuma
SURYA.co.id - Ketegangan warga Probolinggo bangun tembok menutupi jalan kampung imbas perselisihan pembangunan selokan, berangsur-angsur mereda.
Permasalahan ini akhirnya terlah menemukan jalan tengah yang disepakati pihak-pihak yang berselisih.
Selokan boleh dibangun dengan beberapa syarat.
Hal tersebut usai forkopimka Kademangan mengundang dua warga yang berseteru untuk bermediasi.
Mediasi digelar di Kantor Kelurahan Kademangan, kemarin.
"Mediasi dilakukan agar ada titik temu permasalahan yang ada. Sehingga tidak ada lagi aksi penembokan yang merugikan warga," kata Lurah Kademangan, Bagus Prasetyo, Selasa (25/7/2023).
Bagus menjelaskan media tersebut menghasilkan empat poin kesepakatan warga.
Baca juga: 5 Fakta Warga Probolinggo Bangun Tembok Tutup Jalan Kampung Imbas Selisih Pembangunan Selokan
Poin-poin tersebut, tembok yang dibangun oleh warga yang bermukim di sisi barat untuk menutup akses jalan dibongkar.
Selanjutnya, selokan yang dibangun khusus mengalirkan air hujan.

Selokan tidak dimanfaatkan sebagai saluran pembuangan limbah rumah tangga.
Yang terakhir di sebelah timur perumahan akan dibangun portal guna mengantisipasi pelaku kejahatan masuk ke permukiman.
"Poin tersebut sudah disetujui serta ditandatangani kedua belah pihak," paparnya.
Dia mengungkapkan, dua warga yang berselisih telah berdamai.
"Setelah kesepatan ini disetujui, hari ini juga langsung dilakukan pembongkaran tembok yang menutup akses jalan," ungkapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.