Ibadah Haji 2023

Keberangkatan Jemaah Haji dari Makkah ke Madinah Diminta Tepat Waktu

Keberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah ke Madinah diimbau tepat waktu.

surya.co.id/galih lintartika
Kedatangan jemaah haji di Terminal Hijrah. 

SURYA.CO.ID, MADINAH - Keberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah ke Madinah diimbau tepat waktu.

Tujuannya agar jemaah tidak kelelahan dan bisa melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi.

Sekretaris Bir Ali dan Terminal Hijrah Muhammad mengatakan, hari ini Terminal Hijrah menerima 17 kloter jemaah haji yang diangkut dengan 163 bus.

"Saat ini sudah lebih dari 17 bus yang kami terima dan sudah didorong ke Madinah," ujarnya, Selasa (11/7/2023) malam.

Muhammad menjelaskan, di Terminal Hijrah atau check point dokumen jemaah haji yang diambil muassasah adalah paspor.

Namun ketika akan kembali ke Tanah Air, kata Muhammad, paspor akan diserahkan kembali.

Baca juga: Selama Operasional Haji, Layanan Kesekretarian Siapkan Segala Kebutuhan Surat untuk Jemaah

Baca juga: Jelang Kepulangan Jemaah Haji dari Madinah, Petugas Mulai Siapkan Kelengkapan Dokumennya

Muhammad mengaku, sejauh ini tidak ada kendala dalam pemberian pelayanan khusus untuk jemaah lansia.

Meski demikian, ada dinamika di lapangan yang terjadi. Karena baru 50 persen loket yang beroperasi maka sempat terjadi antrean bus walaupun tidak lama.

"Selain itu, ada jemaah yang mau turun di sini untuk melaksanakan Arbain. Dikira karena sudah masuk Madinah maka Arbain dimulai dari sini, tapi sudah kita arahkan agar Arbain dilakukan setelah tiba di hotel," ucapnya.

Muhammad memastikan, jemaah tidak akan ketinggalan Arbain sebab bayan tarhil sudah ditetapkan.

"Ketua kloter nanti juga akan mengatur dari mulai masuk hotel di Madinah hingga keluar lagi," paparnya.

Muhammad berharap jemaah haji gelombang ke dua lebih siap.

Baca juga: Jemaah Asal Probolinggo yang Hilang Saat Puncak Haji Ditemukan Meninggal Dunia

Sebab, ada beberapa bus yang semestinya diberangkatkan pada pukul 06.00 dan 08.00 WAS tapi terlambat.

"Terlambatnya bisa 2-3 jam ini luar bisa. Kami minta pendorongan jemaah haji lebih tepat waktu," ujarnya.

Karena pemberangkatan telat, kata dia, bisa berdampak pada kondisi fisik jemaah karena mereka tiba larut malam kemudian sudah masuk Arbain pada saat Salat Subuh.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved