Di Hadapan Panglima TNI, Megawati Ungkap Strateginya Tumpas KKB Papua: Kirim Beberapa Batalyon
Di hadapan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Megawati Soekarnoputri mengungkap strateginya menumpas KKB Papua. Kerahkan beberapa batalyon.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
"Makanya (kapal) Karel Doorman itu kan kalah bukan hanya kecil-kecil ini, tapi ini (hati)-nya. Dia kan mikir satu aja kayak gini berani menghalangi, lha kalau turun lebih banyak lagi dari pada tenggelam ya pulang aja, pulang lho (Kapal Karel Doorman)," jelas Megawati.
Ancaman KKB Papua Adalah Dampak Operasi Psikologis
Ancaman KKB Papua akan tembak pilot Susi Air yang disanderanya ternyata merupakan dampak operasi psikologis yang dilakukan pemerintah.
Hal ini pertanda bahwa operasi psikologis pemerintah berhasil membuat kesabaran KKB Papua habis.
Bagaimana cara kerja operasi psikologis ini sehingga disebut berhasil? tentu itu adalah rahasia pemerintah.
Namun yang pasti tujuan utamanya adalah membebaskan pilot Susi Air secara damai dan persuasif.
Analisis ini diungkapkan oleh Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi.
Khairul mengungkapkan, ancaman terhadap Mehrtens menjadi wujud habisnya kesabaran KKB terkait kemerdekaan Papua yang tak kunjung tercapai.
"Video itu juga bisa merupakan reaksi psikologis yang hadir sebagai dampak operasi psikologis yang dilakukan pemerintah."
"Artinya, rangkaian kombinasi langkah yang ditempuh pemerintah baik yang dilakukan secara senyap, yang dipropagandakan, ditambah dengan narasi-narasi persuasif yang dilakukan telah berhasil menghadirkan persepsi ketidakpastian berlarut dan menghabiskan kesabaran sehingga direaksi dengan peningkatan ancaman dan tenggat waktu," tuturnya dalam keterangan tertulisnya.
Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'KKB Ancam Tembak Pilot Susi Air, Pengamat: Dampak Operasi Psikologis oleh Pemerintah'.
Kendati demikian, Khairul menganggap jalur persuasif yang telah diambil pemerintah dalam pembebasan Mehrtens bukan merupakan bentuk kegagalan.
Menurutnya, langkah persuasif oleh pemerintah bukan menjadi satu-satunya strategi yang diambil.
Namun, sambungnya, ada kombinasi strategi yang dipakai pemerintah untuk membebaskan pilot kelahiran Christchurch, Selandia Baru tersebut.
"Lantas apakah ini menandakan jalur persuasif telah gagal? Saya kira tidak ada kegagalan dalam hal ini. Sejak awal jalur persuasif bukanlah satu-satunya langkah yang ditempuh."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.