BEDA Kritikan Viral Bima Tiktoker dan Nando Foodvlogger: Sebut Palembang Miskin, Berakhir Minta Maaf

Gempar-gemparnya Bima Yudho, Tiktoker yang getol memberikan kritikan soal Lampung, agaknya diikuti oleh seorang foodvlogger asal Palembang.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Surya.co.id
Nando Foodvlogger tuai hujatan seusai bikin "kembaran" video kritikan untuk Palembang. 

SURYA.CO.ID - Gempar-gemparnya Bima Yudho, Tiktoker yang getol memberikan kritikan soal Lampung, agaknya diikuti oleh seorang foodvlogger asal Palembang.

Foodvlogger yang diketahui bernama Nando itu pun memberikan kritikan pada kota asalnya yakni, Palembang.

Namun, karena dinilai bukan sebagai kritikan melainkan penghinaan, Nando justru mendapatkan reaksi berbeda dari warganet.

Melansir Tribun Trends, dalam sebuah video yang viral, Nando disebutkan tengah merantau ke Jakarta dan kini dia sedang disibukkan dengan profesinya sebagai foodvlogger.

Awal mula Nando Foodvlogger bisa viral lantaran saat bertemu dengan teman-temannya, dia mengungkapkan kalimat yang menyebutkan bahwa Palembang miskin.

"Ketemu sama Baturaja pride, Lampung pride @della_syy @meitaliamahanani," tulis akun @plmfoodhunter, yang diunggah lagi akun @plglipp.

Dalam unggahan tersebut, pria yang diketahui bernama Nando itu membagikan unggahan insta story bersama kedua temannya yang juga berasal dari pulau Sumatera.

"Hai ibu-ibu pejabat, Sumatera pride ketemu sama wong (orang) Lampung sesamo wong doson, yang merantau ke ibu kota Jakarta," ucap pemuda itu kepada temannya.

Pria berkaca mata ini pun memberikan pesan kepada followersnya agar tak perlu takut untuk merantau.

Namun, pesan tersebut justru memantik reaksi dari warganet pasalnya ia menyebut Kota Palembang merupakan kota super miskin.

"Dadah. Jadi untuk yang mau merantau itu semangat, jangan pernah takut untuk bertanya dan semangat pokoknya jangan pernah takut untuk merantau ke Ibu Kota Jakarta dari Palembang yang super miskin kotanya ya," tandasnya.

Pernyataan itu disampaikan Nando sebagai keluhan orang Palembang, lantaran dirinya pernah bekerja lembur tanpa dibayar.

"Keluhan orang Palembang, krn aku prnah kerja lembur ga dibayar!" Tulisnya dalam video.

Akun tersebut memberikan keterangan agar pemuda berprofesi sebagai konten kreator makanan itu segera klarifikasi atas ucapannya.

"Pantau bdk ini sampe dio mntk maaf dan mintak klarifikasi dari dio lah ngatoi PALEMBANG MISKIN," tulis keterangan caption akun @plglipp.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved