BEDA Kritikan Viral Bima Tiktoker dan Nando Foodvlogger: Sebut Palembang Miskin, Berakhir Minta Maaf
Gempar-gemparnya Bima Yudho, Tiktoker yang getol memberikan kritikan soal Lampung, agaknya diikuti oleh seorang foodvlogger asal Palembang.
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Diketahui, sosok Nando Chen merupakan pria berusia 23 tahun yang memiliki akun media sosial dengan nama pengguna @plmfoodhunter.
Nando Chen diketahui berprofesi sebagai food vlogger Palembang yang kerap mempromosikan produk makanan.
Saat ini, Nando Chen telah memiliki sebanyak 3,209 followers Instagram.
Melalui akunnya, ia kerap menjajali sejumlah tempat makanan di kota Palembang.
Beda dengan Bima Tiktoker
Berbeda dengan Bima Tiktoker yang justru mendapat pujian dari warganet setelah mengungkap kebobrokan yang ada di Lampung.
Nama Bima pertama kali diketahui publik setelah dia menyuarakan kritikan untuk Lampung.
Bima, melalui unggahan TikTok @awbimaxreborn, Sabtu (8/4/2023), mengaku lahir di Lampung.
"Kenalin nama gue Bima, gue berasal dari provinsi yang satu ini, dajjal, dan gue lagi menjalani proses study gue di Australia," ucap Bima.
Pria 20 tahun itu mengungkapkan, pendapatnya mengenai Lampung yang tidak kujung ada kemajuan.
"Gua mau presentasi tentang alasan Lampung ini tidak maju-maju, kenalin nama gua Bima, gua berasal dari Lampung."
"Gua berasal dari Lampung dan sekarang ini gua lagi menjalani studi di Australia. Alasan pertama Lampung tidak maju karena infrastruktur yang terbatas," sambungnya.
Video tersebut pun viral hingga mendapat respons dari salah satu advokad bernama Ghinda Ansori.
Diketahui, Ghinda Ansori sudah menjadi aktivis bertahun-tahun lamanya.
Ia pun merasa keberatan dengan kosakata yang digunakan Bima untuk mengkritik pemerintah tersebut.
Tiktoker Bima Yudho
Nando Foodvlogger
Nando Foodvlogger dihujat
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
Ojol di Bojonegoro Menggelar Doa Bersama dan Salat Ghaib untuk Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Ya Hanana Lirik Arab, Latin dan Arti |
![]() |
---|
Kondisi Demonstrasi di Surabaya Kian Memanas, Massa Kembali Bakar Pos Polisi, Kali Ini Dekat KBS |
![]() |
---|
Polres Kediri Gelar Salat Ghaib untuk Affan Kurniawan, Berlangsung Haru dan Khidmat |
![]() |
---|
Hadir di GIIAS Surabaya 2025, VinFast Serius Kembangkan EV di Indonesia dengan Pabrik di Subang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.