Liputan Khusus
Data Stunting 2022 Milik Dinkes Jember dan Kemenkes Saling Bertentangan, Ini Buktinya
Data Jumlah Kasus Stunting 2022 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: irwan sy
"Mulai Dinkes, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta Dinas Sosial, tiga OPD yang mengani stunting ini masing-masing memiliki data yang beda," gerutunya.
Legislator yang akrab disapa Cak Ipung ini juga mengaku, Dinkes Jember sebagai pihak utama penanganan stunting disektor hilir, juga tidak pernah mau memberikan data, ketika diminta oleh Komisi D DPRD.
"Dan kami juga merasa kaget, karena data yang ditampilkan penurunannya sangat luar biasa. Jadi sangat aneh kami melihatnya," katanya.
Oleh karenanya, adanya data pembanding dari Kemenkes tahun 2022, Cak Ipung mengaku akan memanggil Dinkes Jember, untuk menjelaskan dualisme data stunting yang jauh berbeda tersebut.
"Dalam waktu dekat, minggu depan akan kami panggil, khususnya dinas kesehatan terkait masalah stunting itu," paparnya.
Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini meminta Pemkab Jember serius menangani stunting.
Ia menegaskan jangan hanya anggaran tersebut habis hanya untuk acara seremonial saja.
"Karena kegiatannya selama ini hanya seremoni, sasaran yang benar, berapa besarannya kurang perhatian khusus untuk penyelesaian stunting ini,"ulasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/plt-kepala-dinkes-jember-koeshar-yudyarto-saat-diwawancarai.jpg)