Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
UPDATE KASUS SUBANG, Wajah Korban Tuti Luka Parah Ulah Psikopat dan Perhiasan Dibawa Anak Yoris
Di balik kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang menewaskan Tuti Suhartini dan putrinya, Amalia Mustika Ratu, baru-baru ini terungkap sosok psikopat.
"Kalau dia menginginkan sesuatu tidak bisa. Dia melihat hal-hal di luar kendali, sehingga begitu marah dan emosi meluapkan dengan menyakiti orang atau membunuhnya," ujarnya.
Diakui Hastry, di kasus subang ini, penyidik sudah melakukan tes kesehatan, tes kebohongan dan tes kesehatan jiwa terhadap sejumlah saksi. Dan memang ada dugaan ke arah psikopat.
Dokter Hastry menolak disebut penyelidikan kasus subang ini lemah karena menurutnya penyidik menginginkan hasil yang benar-benar ilmiah.
Dia sendiri juga berjuang dengan caranya dan memang banyak hal-hal yang mentok.
"Saya stres lho karena kasus subang ini , karena masyarkaat dan keluarga korban berharap ke saya. Saya belum memberikan yang terbaik. Tapi tugas saya sudah selesai. (meski) Selesainya belum terungkap," ujarnya.
Hastry mengaku sampai sekarang terus memberikan masukan kepada pimpinan terkait kasus subang.
Dia pun meminta masyarakat untuk tidak berhenti berharap.
"Jangan berhenti berharap, berdoa. Semoga kemudahan-kemudahan bisa turun sehingga bisa mengungkap kasus ini," tandasnya.
Perhiasan diberikan ke Yanti Jubaedah
Teka-teki keberadaan perhiasan milik korban pembunuhan ibu dan anak di Subang akhirnya terungkap.
Santer beredar, perhiasan milik korban kasus subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu jatuh ke tangan istri muda Yosef, Mimin Mintarsih.
Kabar itu santer setelah terungkap kedekatan Yosef dengan Mimin setelah dua bulan kasus Subang ini terjadi.
Benarkah perhiasan Tuti dan Amel jatuh ke tangan Mimin?
Kabar ini langsung dibantah Yosef.
Suami Tuti Suhartini dan ayah Amel ini menyebut perhiasan istri dan anaknya itu sudah diberikan kepada Zia, cucu semata wayangnya, anak Yoris Raja Amanullah dan Yanti Jubaedah.