Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE KASUS SUBANG, Wajah Korban Tuti Luka Parah Ulah Psikopat dan Perhiasan Dibawa Anak Yoris

Di balik kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang menewaskan Tuti Suhartini dan putrinya, Amalia Mustika Ratu, baru-baru ini terungkap sosok psikopat.

Editor: Iksan Fauzi
kolase youtube Hastry Forensik/dok
Kasus Subang berjalan sudha hampir 11 bulan. Terungkap, wajah korban Tuti Suhartini mengalami luka parah diduga ulah psikopat. Sementara, Yosef membantah memberikan perhiasan kedua korban kepada istri mudanya. 

SURYA.co.id - Di balik kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang menewaskan Tuti Suhartini dan putrinya, Amalia Mustika Ratu, baru-baru ini terungkap sosok psikopat sebagai pelaku.

Selain itu, pengakuan suami sekaligus ayah korban, Yosef Hidayah yang menyebutkan tidak membawa perhiasan istri dan anaknya itu pascapembunuhan.

Semua perhiasan diberikan kepada istri Yoris Raja Amanullah, yakni Yanti Jubaedah dan cucunya.

Polda Jabar hingga kini belum menemukan kasus pembunuhan di Subang tersebut, meski sudah berjalan hampir 11 bulan.

Bahkan, baru-baru ini, ahli forensik Polri yang ikut melakukan otopsi terhadap kedua jasad korban, Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti menyebut, pelakunya adalah psikopat yang membenci Tuti.

Ia menyebut pelaku adalah psikopat didasari karena perbuatannya yang melukai wajah Tuti hingga parah.

Dokter Hastry juga mengaku sudah menemukan alat yang digunakan untuk melukai wajah Tuti dan membunuh kedua korban.

Namun, dokter Hastry enggan menyebutkan jenis alat itu kepada publik.

Hal itu disampaikan dokter Hastry dalam video yang diunggah di kanal Youtube miliknya, Selasa (28/6/2022).

Menurut dr Hastry, ketika dalam kasus ada dua otopsi, biasanya yang dipakai paling banyak adalah otopsi pertama.

Otopsi kedua hanya akan melengkapi dan memenuhi permintaan jaksa penuntut umum dan tim pembela terdakwa.

"Apakah cukup visum pertama atau butuh visum kedua. Kalau kurang, kita juga bisa dipanggil untuk memberikan keterangan ahli," katanya.

Di kasus subang ini, dia sudah menyebutkan kriteria alatnya seperti apa dilihat dari kondisi lukanya.

"Kalau dicocokkan cocok ya pakai visum saya," katanya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved