BLT BPJS Ketenagakerjaan

KABAR GEMBIRA BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair Lagi Tahun ini, Berikut Syarat Terbaru Penerima

Berikut kabar terbaru seputar Bantuan Subsidi Upah ( BSU) atau biasa disebut BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
bpjsketenagakerjaan.go.id
Cara cek BLT BPJS Ketenagakerjaan 

SURYA.CO.ID - Kabar gembira bagi pekerja yang belum sempat mendapat Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada 2020-2021. 

Pasalnya, BSU atau biasa disebut BLT BPJS Ketenagakerjaan segera cair lagi tahun ini. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Senin (4/4/2022). 

Dalam konferensi pers yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Airlangga Hartanto mengatakan, pemerintah kembali memberikan bantuan subsidi upah di tahun ini dengan beberapa ketentuan.

Bantuan ini, kata Airlangga, hanya diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 3 juta.

"(Akan diberikan) Bantuan subsidi upah untuk 8,8 juta tenaga kerja dengan gaji yang kurang dari Rp 3 juta," kata Airlangga, dikutip dari Kompas.com.

Sekadar info, pada tahun 2020-2021, BLT BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta.

Airlangga mengungkapkan, bantuan tersebut melanjutkan program bantuan yang diberikan selama pandemi Covid-19.

Pemerintah kata dia, masih membahas mekanisme pemberian bantuan. Namun dia memastikan, bantuan subsidi upah kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 3 juta akan diumumkan sebentar lagi.

"Tadi ada arahan Bapak Presiden (Jokowi) terkait dengan program bantuan subsidi upah di mana ini akan terus dimatangkan," ucap dia.

Di sisi lain, pemerintah juga memberi bantuan reguler dan bansos pandemi dengan dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hingga April 2022, dana PEN sudah terkucur Rp 29,3 triliun dari pagu Rp 455,62 triliun.

Realisasinya setara dengan 6,4 persen dari pagu yang tersebar di tiga klaster, yakni klaster kesehatan, perlindungan masyarakat, dan penguatan ekonomi.

"Terkait perlindungan masyarakat Rp 22,74 triliun, ini untuk PKH, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, BLT desa, dan bantuan pedagang kaki lima, warung, dan nelayan, dan penguatan ekonomi Rp 5 triliun," tandas Airlangga.

Menaker Dengar Pengakuan Pekerja yang 2 Kali Terima BLT BPJS Ketenagakerjaan

Beberapa waktu lalu, Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Ida Fauziyah menemui seorang pekerja penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja tersebut mengaku sudah 2 kali menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan, yakni pada tahun 2020 dan 2021.

Dikeberitakan, dalam kunjungan kerja ke DIY, Ida Fauziyah menemui beberapa pekerja/buruh penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU), Sabtu (15/1/2022).

Salah satu pekerja yang ditemui Menaker adalah Fitri, pekerja Dowa Bag and Factory di Godean, Sleman, DIY.

"Mbak Fitri ini adalah penerima program subsidi gaji/upah dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan," kata Menaker menjelaskan sosok Fitri.

Menaker pun bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2020 kepada Fitri.

"Alhamdulillah mendapat Rp1.200.000 sebanyak dua kali," kata Fitri.

Menaker kembali bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2021.

"Alhamdulillah dapat juga, Rp1 juta," jawab Fitri.

"Jadi ini sudah diterima tanpa ada yang kurang. Mudah-mudahan tidak ada COVID, sehingga tidak perlu ngasih bantuan lagi," ujar Menaker.

Direktur Dowa Bag and Factory, Nina Widaryatun, menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM sangat berdampak terhadap perusahaannya.

Bahkan omzet perusahannya sempat turun hingga 90 %.

Nina pun bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengeluarkan BSU di tahun 2020 dan 2021 sebagai mitigasi dampak pandemi.

"Alhamdulillah itu sangat-sangat membantu sekali karena saat itu perusahaan tidak dapat membayar THR secara penuh.

Pada waktu lebaran kami cicil THR-nya, nah BSU ini sangat membantu sekali, sangat berarti sekali sebagai pengganti THR yang belum lunas tadi," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved