Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
KASUS SUBANG TERBARU, Danu Pasrah Dituding Bohong dan Singgung Dosa, Pengacara Beri Balasan Menohok
Mendekati penetapan tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang seperti dijanjikan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, asumsi-asumsi liar marak
SURYA.CO.ID - Mendekati penetapan tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang seperti yang dijanjikan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, asumsi-asumsi liar kian ramai.
Asumsi liar kini mengarah ke saksi Muhammad Ramdanu alias Danu yang dituding telah berbohong atas kesaksiannya mengenai oknum bantuan polisi (banpol) yang menyuruhnya masuk TKP.
Danu bahkan didesak untuk melapor ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
Mengenai hal ini, Danu tampak pasrah.
Menurutnya ia pun tak bisa berbuat apa-apa, karena ia yakin segala sesuatu yang menentukan Sang Maha Kuasa.
Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG, Danu Diserang Isu Foto Banpol Palsu dan Didesak ke LPSK, Ini Kata Pengacaranya
“Simple aja sih bang menurut Danu mah,”
“Apapun di luar sana, mereka yang menggoreng Danu istilahnya, mengembalikan ke mereka, yang menentukan kan Allah,” ujar Danu, dikutip dari tayangan Heri Susanto, Selasa (29/3/2022).
Bila dia dicurigai, Danu meyakini kepribadian dan perilaku dirinya bisa dinilai publik.
Untuk menanggapi kecurigaan publik, Danu mengaku hanya bisa membuktikannya dirinya tak bersalah lewat perilaku yang baik.
Kemudian Danu mengungkap saat ini dirinya fokus terhadap dirinya sendiri.
Baik dalam melakukan aktivitas sehari-hari, bekerja sampingan hingga membantu orangtua.
"Danu mah, istilahnya mah husnudzon, berprasangka baik aja.
Mudah-mudahan dari mereka, dosa-dosa Danu digugurkan aja. Dosa dikurangin," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Danu kian tersudut ketika sebuah channel youtube menuding foto banpol hanya editan.
Seperti diketahui, oknum banpol ini diakui Danu sebagai orang yang menyuruhnya masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.