Breaking News:

Berita Mojokerto

Budidaya Anggur Beromzet Ratusan Juta hingga Menjelma Jadi Wisata Kampung Anggur di Mojokerto

Budidaya anggur yang dia rintis sejak lima  tahun ini berbuah manis hingga menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
M.Iqbal penggagas budidaya anggur hingga menjelma menjadi wisata Kampung Anggur di Dusun/ Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id |MOJOKERTO - Aan Iqbal (37) sukses budidaya anggur dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang rumahnya, di Dusun/ Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Budidaya anggur yang dia rintis sejak lima  tahun ini berbuah manis hingga menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

Iqbal menceritakan budidaya anggur ini berawal dari teman sesama penghobi tanaman yang membudidayakan anggur. Kemudian, dia melakukan eksperimen bersama komunitas untuk meneliti lebih jauh varian tanaman anggur yang dapat di kembangbiakan di Indonesia

"Awalnya tiga sampai empat tahun eksperimen karena mendatangkan jenis anggur yang berasal dari Negara-negara
sub tropis, ada ribuan jenis anggur sedangkan Indonesia beriklim tropis," ungkapnya, Minggu (17/10/2021).

Dia bersama komunitas mengumpulkan data terkait varian anggur yang cocok untuk dibudidayakan di Indonesia terutama di Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan pengalaman dan praktik hasilnya varian yang layak dibudidayakan sebanyak 120 jenis anggur.

"Pengalaman saya pribadi menarik kesimpulan dari 120 varian yang saya amati hanya 20 varian jenjs anggur yang layak untuk kita kembangkan," jelasnya.

Dia memanfaatkan lahan di belakang rumah untuk budidaya 20 jenis tanaman anggur yang kini perkembangan pesat. Setidaknya, ada 200 tanaman anggur yang dibudidayakan. Penghasilan dari budidaya anggur baik dari buah dan bibit ini dapat meningkatkan perekonomian keluarganya.

Dia pun berinisiatif mengajak masyarakat setempat untuk ikut membudidayakan anggur yang bernilai ekonomis tinggi ini hingga terbentuk Kelompok Tani Anggur Majapahit. Modal awal berasal dari iuran anggota yang kini telah berkembang menjadi ratusan pohon anggur.

"Awalnya ada 200 pohon anggur yang kita budidayakan mulai dari buah dan penjualan bibit kini jumlah seluruhnya lebih dari 5.000 pohon anggur," bebernya.

Kelompok Tani Anggur Majapahit semakin perkembangan hingga bekerjasama dengan BUMDes untuk mengembangkan tanaman anggur di kampungnya. Alasan BUMDes bekerjasama dengan Kelompok Tani Anggur Majapahit lantaran dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama dalam situasi Pandemi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved