Berita Blitar

Kejanggalan Pembunuhan Bakul Jamu di Blitar yang Tak Diketahui Anak di Kamar Sebelah, Palu Berdarah

Sejumlah kejanggalan terungkap dalam tragedi tewasnya penjual jamu keliling atau bakul jamu di Blitar masih menjadi misteri. 

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Musahadah
dok.surya
Ilustrasi Pembunuhan. Terbaru,seorang bakul jamu di blitar tewas bersimbah darah di kamar rumahnya. Anehnya, sang anak di kamar sebelah tak mengetahui hal itu. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Sejumlah kejanggalan terungkap dalam tragedi tewasnya penjual jamu keliling atau bakul jamu di Blitar masih menjadi misteri. 

Bakul jamu bernama Elvi Nivianti (57) tewas bersimbah darah dalam kondisi telentang di atas tempat tidur kamar anak yang serumah dengannya di Dusun Plosorejo, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Saat ditemukan warga, terdapat banyak luka seperti bekas dihantam benda tumpul di tubuhnya.

Saking banyaknya darah yang keluar membuat kasurnya sampai basah.

Menurut Kapolsek Garum, Iptu Burhanudin,  belum diketahui pasti kapan kejadian pembunuhan terhadap Elvi.

Baca juga: Sering Cekcok, Bakul Jamu di Blitar Tewas Bersimbah Darah; Suaminya Ditemukan Pingsan di Sungai

Namun kondisi perempuan itu baru diketahui oleh anaknya, Bagas (30), Rabu (06/10) sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat itu, Bagas baru pulang kerja shift dua sehingga sampai di rumah hampir tengah malam.

Ia bekerja di pabrik tripleks di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun atau berjarak sekitar 2 KM dari rumahnya.

"Begitu membuka pintu kamarnya, Bagas kaget karena ibunya bersimbah darah," tutur Burhanudin.

Berikut kejanggalan yang terungkap: 

1. Anak di kamar sebelah tidak mengetahui

Melihat ibunya tergeletak bersimbah darah, Bagas langsung menjerit histeris hingga mengagetkan kakaknya, Rian yang tidur di kamar yang bersebelahan dengan kamar ibunya.

Rian langsung melompat dari kamar tidurnya dan mendatangi adiknya, yang menjerit histeris tersebut.

"Bersamaan itu, tetangganya juga mendengar jeritan (Bagas) sehingga berdatangan," ungkapnya.

Selain Rian, tetangganya yang datang pertama adalah Suyanto (67), yang rumahnya di sebelah kanan rumah korban. Mereka panik karena tanpa tendengar suara apapun, tiba-tiba korban ditemukan tewas.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved