Breaking News:

Tips Sehat

Tips Sehat, Ternyata Begini Cara Konsumsi Susu Kental yang Benar, Kebiasaan Umumnya Salah

Siapa sangka kebiasaan umum masyarakat dalam mengkonsumsi susu kental, ternyata banyak yang salah caranya.

Editor: Suyanto
istimewa/SURYA.CO.ID
Ilustrasi - seduhan susu. Ternyata begini cara mengkonsumsi susu kental manis yang benar. Kebiasaan umum masyarakat salah. 

SURYA.co.id I JAKARTA - Produk susu kental manis sudah menjadi konsumsi umum masyarakat di negeri ini.

Tapi siapa sangka kebiasaan umum masyarakat dalam mengkonsumsi susu kental, ternyata banyak yang salah caranya.

Kesalahan paling umum adalah mengkonsumsinya dengan cara diseduh atau diminum langsung.

Lalu bagaimana cara yang baik? Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Rita Endang menegaskan, susu kental manis (SKM) tidak untuk diseduh atau diminum langsung sebagaimana susu pada umumnya.

Fungsi susu kental manis juga tidak untuk menggantikan ASI, tidak cocok untuk bayi sampai 12 bulan, serta tidak dapat dipergunakan sebagai satu-satunya sumber gizi.

Baca juga: Tips Sehat, Ini Dampak Makan Mie Instan Pakai Nasi, Simak Cara Aman Mengkonsumsi Menurut Ahli

Rita lebih lanjut menuturkan, susu kental manis seharusnya digunakan untuk topping dan bukannya untuk diseduh.

Cara mengonsumsi susu kental manis dengan diseduh, imbuhnya merupakan kebiasaan yang salah dan harus diubah. "Sudah ada peringatannya, masyarakat yang memang berisiko terhadap kandungan gulanya (susu kental manis) seharusnya perlu mengoreksi diri," kata Rita dikutip dari Antara, Senin (13/9/2021).

Sebelumnya, Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Doddy Izwardi mengatakan bahwa produk kental manis bukanlah merupakan produk susu yang bisa dikonsumsi untuk menambah asupan gizi.

Baca juga: Tips Sehat, Begini Cara Olahraga yang Tepat untuk Redakan Gejala Long Covid

Bahkan menurutnya susu kental manis (SKM) tidak diperuntukkan untuk balita. "Namun perkembangan di masyarakat dianggap sebagai susu untuk pertumbuhan. Kadar gulanya sangat tinggi, sehingga tidak diperuntukkan untuk itu," ujarnya sebagaimana diberitakan Antara (4/7/2018).

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada BPOM selaku pengawas izin edar untuk lebih memperhatikan produk susu kental manis (SKM) agar tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi yang dipergunakan untuk menambah asupan gizi.

Baca juga: Tips Sehat,  Manfaat Lain Minum Air, Cegah Batu Ginjal hingga Kotrol Diabetes

Doddy menegaskan, industri berhak untuk melakukan pengembangan produk, namun komposisi tetap harus diperhatikan.

Sebagaimana diketahui, BPOM telah mengeluarkan surat edaran yang memperketat aturan tentang label dan iklan pada prosuk susu kental dan analognya.

Baca juga: TIPS SEHAT, Ini Khasiat Semangka untuk Para Pria, Bikin Tambah Greng, Juga Cocok untuk Olahragawan

Merujuk Peraturan BPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, susu kental manis tidak untuk menggantikan air susu ibu dan tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan.

Hal itu ditegaskan dalam pasal 54 yang mengatur terkait label produk susu kental dan analognya. "Pada Label produk susu kental dan analognya wajib dicantumkan peringatan berupa tulisan “Perhatikan!, tulisan "Tidak untuk menggantikan Air Susu Ibu", tulisan “Tidak Cocok untuk Bayi sampai usia 12 bulan”, dan tulisan “Tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi”.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Mengapa Susu Kental Manis Tidak Boleh Diseduh dan Diminum Langsung

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved