Berita Trenggalek

100 Orang Dilatih di Bidang Pertanian, Pemkab Trenggalek : Dapat Bertahan Saat Pandemi

Pelatihan ini merupakan bagian dari program penumbuhan 5 ribu wirausahawan baru di Trenggalek untuk lintas sektor.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Pembukaan pelatihan di bidang pertanian di Kabupaten Trenggalek, Senin (7/6/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Sebanyak 100 orang warga Trenggalek dilatih untuk dapat berkembang di bidang pertanian mulai Senin (7/6/2021).

Pelatihan ini merupakan bagian dari program penumbuhan 5 ribu wirausahawan baru di Trenggalek untuk lintas sektor.

Wakil Bupati Syah M Natanegara mengatakan, pertanian tergolong sektor penting di Kabupaten Trenggalek.

Maklum, 60 persen wilayah di Trenggalek masuk dalam kawasan lahan tani, perkebunan, dan hutan.

Untuk kawasan hutan pun, sebagian juga dimanfaatkan oleh warga untuk bertani dengan sistem tumpang sari.

"Dan pertanian ini sudah terbukti. Menjadi sektor yang paling bisa bertahan di tengah pandemi dari pada sektor-sektor yang lain," kata Syah, saat membuka pelatihan itu.

Baca juga: Sinkronkan Program, DPRD Kota Blitar Usulkan Raperda Inisiatif Perencanaan dan Penganggaran Daerah

Baca juga: Polda Jatim Terapkan Mikro Lockdown di Empat Kecamatan Kabupaten Bangkalan

Selain itu, pertanian juga dianggap sebagai sektor yang mampu memberi manfaat riil terkait dengan kebutuhan pangan dan sejenisnya.

Syah menjelaskan, ada beberapa jenis pelatihan yang diberikan. Mulai dari penerapan teknologi pertanian hingga mengulik bisnis baru dari hasil tanam para petani.

Ia berharap, pelatihan itu bisa membantu para petani dan orang yang berkutat dengan dunia pertanian untuk berkembang.

"Jangan panjangnya, kami berharap sektor ini akan mampu menciptakan dan mampu menyerap tenaga kerja di sektor usahanya," sambungnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Didik Susanto menjelaskan, banyak warga Trenggalek yang antusias dengan diadakannya pelatihan itu.

Terbukti, jumlah warga yang mendaftar hampir dua kali lipat dari kuota yang ada.

"Tahapannya kami seleksi dan didapatkan 100 orang untuk kengikuti pelatihan ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan di bidang pertanian masuk dalam gelombang keenam program 5 ribu wirausahawan baru.

"Kami berharap besar peserta pelatihan ini mampu membangun usahanya sendiri usai mendapatkan pelatihan ini. Dengan begitu diharapkan ekonomi mampu kembali pulih karena sektor riil perekonomian masyatakat tumbuh bergerak," pungkasnya.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved