Kapal Selam Nanggala Hilang
Lagu Terakhir Kolonel Harry Setiawan Sebelum Gugur Bersama KRI Nanggala 402, Sisi Lainnya Terungkap
Inilah sisi lain Kolonel Laut Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Kolonel Laut (P) Harry Setiawan yang gugur bersama KRI Nanggala 402.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Inilah sisi lain Kolonel Laut Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Kolonel Laut (P) Harry Setiawan yang gugur bersama KRI Nanggala 402.
Ternyata di tengah kesibukannya sebagai Dansatsel yang membawahi sejumlah kapal selam, termasuk KRI Nanggala 402, Kolonel Harry adalah musisi andal.
Kepiawaiannya memetik gitar membuat musik yang dimainkan terasa lebih hidup.
Hal ini diakui saudara sepupunya, Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie.
Baca juga: Sertu Yogie Operator Sonar Nanggala Belum Sempat Tempati Rumah Baru di Perum Puri Mojokerto
Baca juga: Ketegaran Istri Kolonel Harry Setyawan di Sidoarjo, Keliling Kuatkan Para Istri Awak Kapal Nanggala
Dikatakan, sejak duduk di bangku Taruna Akabri, Harry juga sudah terlihat jiwa kepemimpinannya.
Dia tidak pernah menunda pekerjaan dan selalu mengerjakannya dengan penuh tanggung jawab.
Tidak ada kata menolak saat TNI AL memanggilnya untuk tugas negara.
Dan, di balik jiwa patriot dan Kesatrianya, Harry juga sangat kreatif di bidang seni.
Alumnus Akabri 1997 yang lahir pada 18 Oktober 1975 itu selain cerdas juga kreatif dan jago bermusik.
Selama menjadi Taruna AAL, Harry aktif menjadi anak band.
Dia bergabung bersama Duta Samudera Band.
Harry di AAL juga dipercaya sebagai ketua urusan seni.
Lagu Terakhir Kolonel Harry Setiawan

Sebelum panggilan tugas sebagai Dansatsel on Board KRI Nanggala 402, Harry sempat bermain musik dengan saudara sepupunya, Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie.
"Mas Harry itu jago musik. Kalau gitar melodi dipegang dia, nyanyian menjadi hidup. Saya tak bisa melupakan kenangan sebelum puasa bernyanyi live bersama. Pokoknya sebelum puasa," kenang Kicky, saudara sepupu Harry.